TANGAN BERGETAR AKIBAT GANGGUAN SARAF, Abah Akung (84) dorong gerobak susu keliling.
TANGAN BERGETAR AKIBAT GANGGUAN SARAF, Abah Akung (84) dorong gerobak susu keliling.

TANGAN BERGETAR AKIBAT GANGGUAN SARAF, Abah Akung (84) dorong gerobak susu keliling.

Rp 145.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
5
Tercapai
0%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 18 June 2026, 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
Hidup Sebatangkara!! Tangan Gemetar, Abah Berjuang Mendorong Gerobak Demi Bertahan Hidup

Cerita

18 May 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di usia 84 tahun, saat kebanyakan orang sudah beristirahat di rumah bersama keluarga, Abah Akung masih harus berjuang mencari makan dengan mendorong gerobak susu keliling. Setiap hari Abah berjalan jauh dari satu titik ke titik lainnya, menjajakan susu dengan harga hanya Rp6.000 per cup. Namun penghasilannya tidak menentu. Kadang hanya 2 cup yang laku, kadang sedikit ramai, dan sering kali tidak laku sama sekali. Karena tidak punya modal, susu yang Abah jual pun hanya sistem ambil dulu lalu bagi hasil dengan pemiliknya.

 

Abah hidup sebatang kara. Istri pertamanya meninggal karena kanker paru-paru, Selama hidupnya, Abah tidak memiliki anak. Kini di hari tuanya, tidak ada keluarga yang mendampingi Abah.

Abah bahkan tidak memiliki rumah. Ia hanya tidur di tempat sederhana yang disediakan oleh bos tempatnya mengambil susu. Jika sesekali pulang, Abah hanya menumpang di rumah adik almarhum istrinya. Untuk makan pun Abah harus sangat berhemat. Sering kali Abah hanya makan sekali sehari, karena uang hasil jualan tidak cukup.

Tubuh Abah juga sudah tidak sekuat dulu. Ia mengalami gangguan saraf di tangannya yang membuat tangannya terus bergetar. Bahkan Abah tidak bisa makan menggunakan sendok karena tangannya tidak berhenti gemetar. Namun Abah belum pernah memeriksakan diri ke dokter karena tidak punya biaya.

Belum lama ini, saat pulang berjualan, ban gerobak Abah bocor di jalan. Karena tidak punya uang untuk menambal, Abah tetap mendorong gerobaknya jauh hingga tempat istirahat. Meski hidupnya serba kekurangan, hati Abah tetap lembut. Suatu hari Abah bertemu nenek pemulung yang kelaparan. Meski uangnya sedikit, Abah tetap memberikan Rp5.000 dan satu cup susu karena merasa kasihan.

Di usia senjanya, Abah hanya memiliki harapan sederhana: memeriksakan tangannya ke dokter dan memiliki usaha kecil serta tempat tinggal yang layak, agar tidak lagi harus berjalan jauh mendorong gerobak setiap hari. Namun dengan penghasilan yang bahkan kadang tidak cukup untuk makan, mimpi itu terasa sangat jauh bagi Abah.

Di usia 84 tahun, Abah seharusnya tidak lagi berjuang sendirian di jalan demi sekadar makan. Mari bersama kita bantu Abah Akung

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
06 October 2026

Semua Berhak Nyaman Abah Akung

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Hallo, Sobat Berdampak!


Abah Akung merupakan seorang lansia sebatang kara yang berjualan susu KPBS. Bantuan yang diberikan berupa santunan tunai.

Alhamdulillah kita telah melaksanakan program penyaluran Semua Berhak Nyaman untuk Abah Akung.


Kami mewakili Abah Akung mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Sobat Berdampak atas donasi dan dukungan yang telah diberikan.


Alhamdulillah, bantuan sudah diterima dan disambut dengan rasa syukur serta bahagia oleh Abah Akung.


Terima kasih atas kebaikan yang telah dibagikan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
priskila olvy
Rp 30.000
09 June 2026, 13:18

aku cmn bisa bantu sedikit, semoga bermanfaat tolong dipush terus ya kak buat dpt donatur utk membantu kehidupan bliau