KAKI DIAMPUTASI KARENA KECELAKAAN!!! Abah Ali Penjual Tisu Menolak Ngemis Meski Kaki Cacat.

KAKI DIAMPUTASI KARENA KECELAKAAN!!! Abah Ali Penjual Tisu Menolak Ngemis Meski Kaki Cacat.

Rp 987.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
4 Donatur
0 hari lagi
DONASI SEKARANG
Terakhir diperbarui pada 02 September 2026 14:43 WIB

Penggalang Dana

Lentera Pijar Kebaikan

Lembaga Resmi Terverifikasi

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

05 June 2026

Di sudut jalanan kota yang ramai dan acuh, di bawah sengatan terik matahari yang membakar dan hempasan hujan yang kerap datang tanpa aba-aba, tampak seorang lelaki tua bernama Abah Ali (70 tahun). Di usianya yang telah melampaui separuh abad, rambutnya telah memutih seutuhnya dan gurat-gurat keletihan mendalam terpahat jelas di wajah rentanya. Namun, di balik fisik yang kian rapuh, sepasang matanya masih menyimpan seuntai harapan bersahaja yang belum padam ditelan kejamnya gelombang takdir. Dulu, Abah Ali adalah sosok kepala keluarga pekerja keras yang menghidupi keluarganya dengan penuh tanggung jawab. Namun, garis kehidupan berubah drastis dalam satu malam petaka yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Sebuah kecelakaan lalu lintas yang keji menghantam tubuhnya, memaksa tim medis untuk melakukan tindakan amputasi pada salah satu kakinya demi menyelamatkan nyawanya. Sejak hari kelam itu, dunia Abah Ali tidak lagi sama. Kehilangan sebelah kaki sekaligus kehilangan pekerjaan lamanya membuat abah terlempar ke dalam jurang kemiskinan ekstrem. Kini, di masa senjanya, ia terpaksa bertahan hidup sebatang kara di sebuah rumah kontrakan sempit berukuran satu petak—hunian mini yang hanya cukup untuk tubuhnya berbaring karena pendapatan harian abah yang tak seberapa tidak akan pernah cukup untuk menyewa tempat tinggal yang layak. Setiap pagi, saat tubuhnya masih didera rasa lelah, Abah Ali harus memanggul tas besar yang berat di punggungnya. Tas itu berisi barang dagangan sederhana: tisu, jas hujan, dan kanebo. Dengan hanya bertumpu pada satu kaki yang tersisa dan disangga oleh dua tongkat kayu, ia mulai melangkah tertatih menyusuri jalanan hingga berkilo-kilometer jauhnya. Langkah demi langkah terasa teramat berat; tak jarang tongkat penyangganya tergelincir di atas kasarnya aspal, dan luka bekas amputasi di pangkal kakinya sering kali berdenyut nyeri luar biasa. Namun, abah menolak untuk berhenti. Bagi dirinya, menyerah berarti harus bersiap menahan lapar sepanjang malam, karena berhenti melangkah berarti tidak ada makanan yang bisa masuk ke dalam lambungnya. Sering kali Abah Ali terduduk lemas di atas trotoar jalan, menatap kosong barisan kendaraan yang lalu lalang. Dalam diamnya yang sunyi, abah memanjatkan doa kecil. Ia tidak meminta kekayaan melimpah; ia hanya merindukan sebuah modal usaha kecil untuk membuka warung menetap di rumahnya. Dengan begitu, raga rentanya tidak perlu lagi dipaksa berjalan jauh menembus debu jalanan, dan tubuh tuanya bisa mendapatkan sedikit waktu untuk beristirahat dengan layak di sisa usianya.

Yuk Bantu wujudkan harapan Abah Ali bersama-sama. Kalian bisa membantu dengan cara :

 

1. Klik Tombol Donasi Sekarang

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)

4. Dapatkan Laporan Via Email

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Progress

Lentera Pijar Kebaikan

09 September 2026
Alhamdulillah Kebaikan Kalian Telah tersampaikan Kepada Abah Ali

Hallo Orang Baik, 


Alhamdulillah Kebaikan Kalian Telah tersampaikan Kepada Abah Ali,

Setelah sebelumnya Abah Ali Ke kampung halamannya selama kurang lebih 1 bulan, hari selasa kemarin kami bisa akhirnya bisa bersilaturahmi kembali, sambil menyalurkan bantuan dari kalian semua kepada Abah Ali..


Bantuan yang tersampaikan berupa Uang Tunai.. 

Terimakasih ya Orang baik yang telah membantu mendukung, mendoakan dan senantiasa menanti kabar baik dari Abah.. 


Semoga kebaikan kalian dibalas oleh Allah berkali-kali lipat, aminn YRA

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

15 June 2026 19:45
Rp 50.000
Amin
JADI#SirkelBaik

BERTAHAN DENGAN SATU KAKI! Semenjak Kecelakaan Abah Bertahan Hidup Hanya Dari Jualan Tisu

Lentera Pijar Kebaikan
Telah mengajak 23 orang berdonasi
Rp 552.000

70 TAHUN. Hidup Sebatang Kara, Berjualan Tisu Dengan Kondisi Kaki Buntung!!

Lentera Pijar Kebaikan
Telah mengajak 4 orang berdonasi
Rp 110.000