Keliling Dituntun Anak! Bantu Penjual Balon Katarak Berjuang Hidupi Istri Stroke

Keliling Dituntun Anak! Bantu Penjual Balon Katarak Berjuang Hidupi Istri Stroke

Rp 3.731.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
96 Donatur
6 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 03 April 2026 06:00 WIB

Penggalang Dana

Salam Mukti Foundation

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
Ulurkan Bantuan Untuk Penjual Balon Buta Yang Jualan DItuntun Anak

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

10 March 2026

Di usia senja, 52 tahun, Pak Anun masih gigih berjuang mencari nafkah. Penglihatannya yang kabur akibat katarak tak menghalanginya untuk berjualan balon dan mainan kerajinan. Ia berkeliling dari pasar ke pasar, atau terkadang mangkal di sudut jalan, menawarkan dagangannya kepada anak-anak yang lewat. Di balik senyumnya yang ramah, tersimpan beban hidup yang tak ringan.

 

 

Pak Anun memiliki seorang istri, Bu Eni, yang lumpuh sejak lahir. Keterbatasan fisik Bu Eni membuat ia tak bisa beraktivitas normal. Pak Anun juga memiliki seorang anak berusia 4 tahun yang sering dibawanya berjualan. Sang anak kecil itu menjadi penyemangat Pak Anun di tengah kerasnya kehidupan. Ia harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan istri dan anaknya. Penghasilan dari berjualan balon dan mainan tak seberapa, namun Pak Anun tak pernah mengeluh. Ia tetap bersyukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT.

 

 

Keterbatasan penglihatan Pak Anun seringkali menjadi kendala dalam berjualan. Ia pernah ditipu oleh pembeli yang curang. Saat itu, ada pembeli yang memberinya uang Rp5.000, namun mengaku memberikan uang Rp20.000. Karena penglihatannya yang kabur, Pak Anun tak bisa melihat dengan jelas nominal uang tersebut. Ia pun memberikan kembalian Rp17.000 kepada pembeli itu. Meski merasa sedih, Pak Anun tetap berusaha ikhlas dan tawakal.

 

 

Di tengah kesibukannya mencari nafkah, Pak Anun tak pernah melupakan kewajibannya sebagai seorang muslim. Ia rajin salat di masjid dan sering menjadi tukang adzan di masjid dekat rumahnya. Pak Anun adalah sosok yang sederhana, sabar, dan taat beragama. Kisahnya adalah inspirasi bagi kita semua untuk tidak pernah menyerah dalam menghadapi kesulitan hidup.

 

  1. Klik Donasi Sekarang
  2. Masukan Nominal Donasi
  3. Pilih Metode Pembayaran
  4. Dapatkan Laporan Via Email



Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

02 April 2026 17:26
Rp 46.000
Amin
Semangat selalu ya ade sama bapaknya, jangan pernah putus asa! 😺