TUNARUNGU DAN TUNAWICARA! Lansia Penjual Kopi Tetap Gigih Berjuang untuk Bertahan Hidup.

TUNARUNGU DAN TUNAWICARA! Lansia Penjual Kopi Tetap Gigih Berjuang untuk Bertahan Hidup.

Rp 0
terkumpul dari Rp 30.000.000
0 Donatur
29 hari lagi
DONASI SEKARANG
Terakhir diperbarui pada 25 August 2026 03:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

24 August 2026

Hidup dengan Keterbatasan, Abah Isep Tetap Berjuang untuk Mandiri


Sejak lahir, Abah Isep hidup dengan disabilitas ganda: tunarungu, tunawicara, serta cerebral palsy. Kondisi tersebut membuat tubuhnya kaku, tangan bergetar, tidak dapat berbicara, dan kini membuatnya harus dibantu untuk makan maupun berganti pakaian.

Namun di tengah keterbatasannya, Abah Isep tetap memiliki keinginan untuk mandiri. Setiap hari sejak pukul 5 pagi hingga 12 siang, ia dipapah sang kakak menuju depan masjid untuk berjualan kopi seduh menggunakan keranjang plastik. Karena tidak mampu bergerak dengan leluasa, pembeli biasanya mengambil dan melayani dirinya sendiri, sementara Abah Isep hanya menerima pembayaran. Penghasilannya tidak menentu. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari pun mereka sering hanya bisa seadanya. Keinginan sederhana seperti menikmati telur pun terkadang belum mampu terpenuhi. Lebih menyedihkan lagi, keterbatasan Abah Isep pernah dimanfaatkan oleh orang-orang yang tega membawa kopi dagangannya tanpa membayar. Modal usaha yang dikumpulkan dengan susah payah pun pernah dibawa kabur. Abah Isep juga tidak memiliki rumah sendiri. Saat ini ia hanya menumpang di rumah sederhana milik sang kakak yang bekerja serabutan. Kini, ada harapan agar Abah Isep tidak lagi harus berjualan di bawah terik jalanan. Keluarga ingin membantunya memiliki lapak sederhana dan lebih aman di rumah, seperti warung kopi seduh dan gorengan. Dengan begitu, Abah Isep tetap bisa berusaha secara mandiri tanpa harus terus mempertaruhkan kondisi fisiknya di jalanan. Dukungan Anda dapat membantu menghadirkan lapak usaha yang lebih layak, memenuhi kebutuhan pangan dan gizi Abah Isep, serta membantu kebutuhan kesehatannya. Mari hadirkan tempat yang lebih aman bagi Abah Isep untuk tetap berkarya dan menjalani hari-harinya dengan lebih nyaman.

Klik tombol "Donasi Sekarang"

Masukkan nominal donasi terbaik

Pilih metode pembayaran


Setiap bantuan yang diberikan akan menjadi harapan baru bagi Abah Isep dan keluarganya untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.


Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

 

*Page ini merupakanbagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.

 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.
JADI#SirkelBaik