Juang Penjual Buah Obati Sakit Jantung dan Cucu Malnutrisi
Juang Penjual Buah Obati Sakit Jantung dan Cucu Malnutrisi

Juang Penjual Buah Obati Sakit Jantung dan Cucu Malnutrisi

Rp 13.062.009
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
342
Tercapai
43%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 27 September 2026, 21:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
THE POWER OF KINDNESS

Cerita

30 July 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di usianya yang telah menyentuh 74 tahun, langkah Abah Mamat seharusnya tak lagi dibebani oleh beratnya roda kehidupan. Namun, beliau menolak pasrah dan tetap setia mendorong gerobak pisang demi menyambung hidup keluarga. Bahunya yang makin ringkih harus memikul tanggung jawab besar, membiayai sekolah anak belianya yang duduk di bangku SMP, membayar kontrakan, serta merawat anak perempuannya yang mengalami depresi akibat trauma KDRT dan ditelantarkan oleh sang suami. Di tengah keterbatasan itu, Abah juga menjadi pelindung tunggal bagi cucu mungilnya yang baru berusia dua tahun.


Napasnya yang makin sering sesak menjadi saksi bisu betapa parahnya penyakit jantung yang menggerogoti tubuh renta Abah Mamat. Tak jarang, rasa sakit yang membakar dadanya kambuh mendadak di tengah jalan hingga beliau harus dilarikan ke rumah sakit. Pahitnya kehidupan makin menyayat hati saat kondisi ekonomi memaksa Abah membelikan cucunya susu kental manis selama satu tahun terakhir karena tak mampu membeli susu formula yang sesuai. Akibatnya, balita malang itu sudah dua kali dilarikan ke rumah sakit karena masalah kesehatan serius. Demi menyelamatkan nyawa cucunya dan membeli obat-obatan jantungnya sendiri, Abah terpaksa meminjam uang hingga jerat utang kini terus membebani pikirannya setiap hari.


Tanpa biaya untuk berobat rutin, Abah terpaksa menahan sakit jantungnya dan tetap berjualan dari pagi hingga sore. Karena cemas meninggalkan cucunya di rumah bersama sang ibu yang masih depresi, Abah sering kali membawa cucu kecilnya ikut berjualan di atas gerobak. Melihat tawa polos sang cucu di antara susunan pisang dagangannya menjadi satu-satunya pelipur lara di tengah himpitan rasa lelah dan panik akan tunggakan sewa rumah. Harapan Abah sungguh sederhana, beliau hanya ingin terbebas dari jerat utang, memiliki modal usaha yang layak, serta mampu membelikan susu formula yang sehat agar cucunya tidak lagi jatuh sakit.


Kisah Abah Mamat adalah cermin perjuangan seorang kepala keluarga yang rela mempertaruhkan sisa hidup dan kesehatannya demi melindungi orang-orang yang dicintainya. Jangan biarkan jantung renta Abah berhenti berjuang sendirian di bawah ancaman bahaya dan kemiskinan. Bersama Ayo Kita Peduli, mari ulurkan tangan terbaikmu hari ini untuk membantu melunasi utang medis Abah, menyediakan susu nutrisi layak bagi cucunya, serta menghadirkan kehangatan di masa senja beliau.

  • Klik “DONASI SEKARANG” : 
  • Masukkan nominal donasinya :
  • Pilih metode pembayaran : 
  • Dapatkan laporan via e-mail : 

 

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan. 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
20 October 2026

THE POWER OF KINDNESS

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Hallo, Sobat Berdampak!


Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, selalu memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan. Melalui program The Power Of Kindness, Ayo Kita Peduli bersama Sobat Berdampak terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan kehidupan.


Pada kesempatan ini, bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat berupa santunan tunai, kebutuhan pokok, dan tambahan modal usaha sebagai bentuk dukungan dan kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.


Dek Udi: Seorang anak 6 tahun dengan kondisi mulut penuh sariawan dan keadaan ekonomi keluarga yang penuh dengan keterbatasan, membantu orang tuanya dengan bekerja sebagai penjual ATK di jembatan penyebrangan. Bantuan yang diberikan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, kebutuhan penunjang pendidikan, tambahan modal usaha, biaya kontrakan, dan biaya pendidikan.


Abah Mamat: Seorang lansia penjual buah yang berjuang demi kesehatan cucu dan anaknya yang depresi. Bantuna yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, dan tambahan modal usaha.


Dek Seana: seorang balita yang lahir dengan kondisi organ di luar perut. Bantuan yang disalurkan berupa santunan kesehatan.


Pak Sani: Seorang kakak dengan kondisi tunawicara yang bekerja sebagai driver ojek online. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.


Abah Ade: Lansia pejuang nafkah yang bekerja sebagai penjual kaligrafi, yang mengharuskannya memikul beban 30kg setiap hari. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai.


Abah Isep: Lansia tunarungu dan tunawicara yang menjadi pejuang nafkah dengan berjualan kopi walaupun kondisinya sudah sangat ringkih. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.

Kebaikan yang Sobat Berdampak titipkan tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga menjadi penguat semangat, harapan, dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.


Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini. Semoga setiap langkah yang kita lakukan bersama dapat terus menghadirkan manfaat dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan.


Karena pada akhirnya, kebaikan yang dibagikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali menjadi keberkahan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 60.000
28 August 2026, 21:31