SERING DIHINA ODGJ! Bantu Lansia Penjual Kopi Sebatangkara Tidur Di Halte
SERING DIHINA ODGJ! Bantu Lansia Penjual Kopi Sebatangkara Tidur Di Halte

SERING DIHINA ODGJ! Bantu Lansia Penjual Kopi Sebatangkara Tidur Di Halte

Rp 166.500
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
8
Tercapai
0%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 03 April 2026, 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
Berbagi Keberkahan Di Bulan Ramadhan

Cerita

03 March 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Abah Niko, seorang lansia berusia 73 tahun, kini bertahan hidup dengan berjualan kopi seharga Rp4.000 per gelas. Dahulu, Abah pernah bekerja sebagai sales manager yang membantu Damri, bahkan sempat menjadi kuli bangunan. Namun, kondisi ekonomi memburuk setelah banyak orang meminjam uang dan berutang kepadanya tanpa mengembalikan. Modal usaha pun habis, membuat Abah beberapa kali harus menahan lapar hingga dua hari karena dagangannya tidak laku dan ia tak memiliki uang untuk membeli bahan dagangan maupun makanan. Dalam keseharian, Abah sering hanya makan sekali sehari dengan nasi tanpa lauk, bahkan pernah menahan lapar dengan meminum air dagangannya sendiri.

Kini penghasilan Abah semakin tidak menentu. Jika sedang ramai, ia bisa memperoleh sekitar Rp70.000, namun belakangan dagangannya semakin sepi. Pernah suatu hari Abah hanya mendapatkan Rp10.000, sementara uang tersebut harus digunakan untuk membayar air panas termos yang dipakai berjualan. Tanpa sisa untuk kebutuhan pribadi, Abah terus berjuang meski utang pelanggan mencapai lebih dari Rp1.300.000. Demi bertahan, ia terpaksa meminjam Rp200.000 dari bank keliling, yang hingga kini masih tersisa Rp150.000 belum terbayar.

Selama 11 tahun terakhir, Abah tinggal di halte bus daerah Elang karena tidak mampu lagi membayar kontrakan. Dinding kaca halte sudah tidak ada, sehingga saat hujan turun ia pasti kebasahan dan harus menahan dingin serta kebisingan kendaraan yang lalu lalang. Dengan beralas kardus serta selimut pemberian orang lain, Abah mencoba beristirahat setiap malam. Untuk mandi, ia menumpang di SPBU. Kehidupan yang keras membuat Abah sering kehilangan barang, mulai dari ponsel yang dicuri hingga dagangan yang pernah diambil saat ia tidur. Tak jarang ia juga mendapat hinaan sebagai “gembel” karena tinggal di halte.

Di usia senjanya, Abah hidup seorang diri setelah istrinya meninggal 15 tahun lalu dan keluarganya tak lagi bersama. Meski kehilangan rumah dan harta yang pernah dimiliki, Abah tetap berusaha bertahan dengan sisa tenaga yang ada. Ia hanya berharap dapat kembali memiliki modal usaha agar bisa berjualan dengan layak, melunasi utang, dan menjalani hari tua dengan lebih tenang.

 

Di Bulan Ramadhan yang penuh keberkehan ini mari kita bantu abah niko untuk hidup lebih layak dengan cara ;

  1. Klik Tombol Donasi Sekarang
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
  4. Dapatkan Laporan Via Email

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
22 July 2026

Berbagi Keberkahan Di Bulan Ramadan

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Hallo, Sobat Berdampak!


Dengan penuh rasa syukur, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menjadi bagian dari ikhtiar kebaikan ini.


Alhamdulillah, amanah yang telah dititipkan telah tersalurkan kepada dua penerima manfaat yang terus berjuang mencari nafkah di usia senja.


Nek Titi, seorang lansia yang sehari-hari berjualan telur asin, menerima bantuan berupa santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok untuk membantu meringankan kebutuhan hidup beliau. Begitu pula dengan Abah Ii, seorang lansia yang berjuang mencari nafkah dengan berjualan takjil, yang menerima santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok sebagai bentuk dukungan agar beliau dapat terus menjalani kehidupannya dengan lebih tenang dan penuh semangat.

Semoga setiap bantuan yang disalurkan tidak hanya meringankan beban hari ini, tetapi juga menjadi penguat langkah dan menghadirkan keberkahan bagi kehidupan mereka.


Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menjadi perantara kebaikan dan menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Semoga Allah SWT membalas setiap sedekah dengan pahala yang berlipat ganda, melapangkan rezeki, menjaga kesehatan, melindungi keluarga, serta menjadikannya sebagai amal jariyah yang terus mengalir. Aamiin.


Mari terus bersama menebarkan manfaat, karena setiap kepedulian yang kita berikan hari ini dapat menjadi senyum dan harapan baru bagi sesama.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 20.000
09 March 2026, 07:38