JUAL LAP DEMI BISA MAKAN!!! Lansia 91 Tahun Hidup Dari Upah 2.500 Rupiah
JUAL LAP DEMI BISA MAKAN!!! Lansia 91 Tahun Hidup Dari Upah 2.500 Rupiah

JUAL LAP DEMI BISA MAKAN!!! Lansia 91 Tahun Hidup Dari Upah 2.500 Rupiah

Rp 460.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
11
Tercapai
1%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 18 June 2026, 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
THE POWER OF KINDNESS

Cerita

18 May 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Abah Nono kini berusia 91 tahun. Sejak tahun 1980-an, Abah menggantungkan hidupnya dengan berjualan lap dari rumah ke rumah. Dulu, sebelum memiliki sepeda, Abah berkeliling dengan berjalan kaki. Sepeda yang ia gunakan hingga hari ini pun bukan milik sendiri, melainkan pemberian orang laini. Dengan sepeda tua itulah Abah menempuh jarak jauh, bahkan dulu pernah berjualan hingga Jatinangor–Bandung dari Cicalengka, mengayuh selama lebih dari tiga jam, sering berhenti karena kelelahan, dan tak jarang pulang larut malam.

Lap yang dijual Abah menggunakan sistem setoran. Dari setiap 4 potong lap, Abah harus menyetor Rp7.500 kepada pemilik modal dan menjualnya seharga Rp10.000. Artinya, keuntungan bersih Abah hanya Rp2.500. Dalam sehari, omzet Abah rata-rata sekitar Rp75.000, namun uang bersih yang benar-benar dibawa pulang hanya sekitar Rp30.000. Jika sedang ramai, hasil jualan bisa mencapai Rp200.000–300.000, tetapi kondisi seperti itu jarang terjadi. Ketika lap sepi pembeli, Abah dan istrinya harus menahan lapar atau berpuasa karena tak ada yang bisa dimakan.

Di usianya yang semakin renta, kondisi fisik Abah kian melemah. Penglihatannya sangat buram, tubuhnya tak lagi kuat menghadapi dingin malam, dan asam urat membuat kaki serta jari-jarinya bengkok karena tak pernah mendapat pengobatan layak. Meski sering sakit dan pusing, Abah tetap memaksakan diri berjualan. Bahkan, Abah pernah jatuh tertabrak motor hingga tak sadarkan diri dan harus dijahit di kepala serta kakinya. Tak jarang pula Abah harus mendorong sepedanya karena tak sanggup mengayuh di jalan menanjak, sambil membawa pompa ban karena sepedanya sering kempes dan rantainya kerap terlepas.

Abah masih memiliki seorang istri berusia 65 tahun yang sesekali membantu memenuhi kebutuhan harian dengan menjadi buruh tandur di sawah, jika ada panggilan. Upahnya pun hanya Rp50.000 per hari, dan kini pekerjaan itu semakin jarang. Dari tiga anak Abah, dua sudah menikah namun juga hidup dalam keterbatasan. Anak bungsunya yang berusia 20 tahun bekerja serabutan sebagai tukang bangunan, dan dalam kondisi tertentu masih harus ditanggung oleh Abah. Meski hidup sulit, Abah tidak ingin membebani anak-anaknya dan memilih terus berjualan selama masih mampu berdiri.

Kini, di usia 91 tahun, Abah Nono hanya memiliki satu harapan sederhana: mengumpulkan bekal untuk kebutuhan akhir hidupnya—biaya pemakaman dan santunan bagi orang-orang yang kelak membantu kepulangannya. Dengan keuntungan hanya Rp2.500 per jualan, Abah juga harus menanggung utang anaknya sebesar Rp2.000.000, serta kebutuhan obat asam urat seadanya. Beberapa kali Abah kehilangan uang karena terjatuh atau ditipu, namun semua itu ia jalani dengan pasrah dan tabah, sambil terus berjuang dari hari ke hari.

 

Sobat Berdampak, di bulan ramadhan yang penuh keberkahan ini mari ulurkan tangan untuk Abah Nono. Bantuan dari Anda akan sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan hidup, kesehatan, dan ketenangan hari tua Abah. Klik “Donasi Sekarang” dan jadilah bagian dari harapan Abah Nono.

  1. Klik Tombol Donasi Sekarang
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
  4. Dapatkan Laporan Via Email

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
22 June 2026

The Power Of Kindness Tahap 2

Assalamualaikum, Wr. Wb.

Hallo, Sobat Berdampak!


Terima kasih kepada seluruh Sobat Berdampak yang telah menjadi bagian dari perjalanan kebaikan ini. Dukungan dan kepedulian yang teman-teman berikan telah menghadirkan harapan bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi, membuktikan bahwa sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan dapat memberikan dampak yang begitu besar.

Melalui program yang diadakan oleh Yayasan Ayo Kita Peduli, bantuan yang terkumpul telah membantu meringankan beban saudara-saudara kita, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan lebih berdaya.


Inilah makna sesungguhnya dari The Power of Kindness ketika kebaikan yang diberikan dengan tulus mampu menguatkan, memberdayakan, dan menghadirkan senyum bagi mereka yang membutuhkan.


Terima kasih telah menjadi bagian dari perubahan ini. Semoga setiap kebaikan yang ditanamkan menjadi keberkahan yang terus mengalir dan menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Sasa
Rp 100.000
27 May 2026, 21:28