Abah Umrosa (63), seorang penjual ikan cupang keliling, tetap berjuang mencari nafkah di usia senjanya. Sejak 3 tahun terakhir, ia berjualan dari pagi hingga sore dengan penghasilan yang tidak menentu kadang Rp20.000–40.000, bahkan pernah hanya Rp1.000–2.000 atau tidak laku sama sekali. Demi keluarganya, Abah terus berjalan meski kondisi fisiknya menurun. Ia mengidap darah tinggi, vertigo, dan penglihatan yang semakin kabur, hingga kerap harus berhenti di pinggir jalan, bahkan pernah menabrak mobil karena tidak melihat dengan jelas.
Kondisi ekonomi keluarga Abah sangat memprihatinkan. Ia menjadi tulang punggung bagi istri dan dua anaknya yang belum bekerja. Untuk makan sehari-hari pun seringkali hanya seadanya tahu hancur, kangkung dengan garam, atau sekadar gehu. Motor tua yang digunakan untuk berjualan pun sudah tidak layak, sering mogok dan harus diikat dengan tali agar tetap bisa dipakai. Di tengah keterbatasan ini, Abah tetap memaksakan diri berjualan karena tidak ada sumber penghasilan lain, sementara kebutuhan hidup dan obat-obatan terus berjalan.
Kondisi ekonomi keluarga Abah sangat memprihatinkan. Ia menjadi tulang punggung bagi istri dan dua anaknya yang belum bekerja. Untuk makan sehari-hari pun seringkali hanya seadanya tahu hancur, kangkung dengan garam, atau sekadar gehu. Motor tua yang digunakan untuk berjualan pun sudah tidak layak, sering mogok dan harus diikat dengan tali agar tetap bisa dipakai. Di tengah keterbatasan ini, Abah tetap memaksakan diri berjualan karena tidak ada sumber penghasilan lain, sementara kebutuhan hidup dan obat-obatan terus berjalan.
*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.
*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.

Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
Assalamua'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Hallo, Sobat Berdampak!
The Power of Kindness merupakan program dari Ayo Kita Peduli yang bertujuan untuk membuktikan bagaimana kekuatan dari sebuah uluran tangan kebaikan satu orang dapat berdampak besar ke hidup orang lain. Bantuan ini tidak hanya membuat mereka bahagia saja, tetapi juga menjdi sebuah rasa syukur besar karena mereka dapat pengakuan bahwa mereka berhak untuk dirayakan dan hidup layak tanpa syarat apapun. Dengan ini, kami berharap kita semua dapat memberikan uluran tangan kebahagiaan lebih banyak lagi dan tak terbatas. Mereka yang berhak menerima bantuan ini adalah mereka yang tidak sempat mengeluh untuk capeknya hidup.
Sekali lagi, Alhamdulillah kebaikan-kebaikan ini sudah tersampaikan dengan baik dan amanah. Terima kasih atas kasih uluran tangan yang tidak pernah habis.
Salam hangat,
Ayo Kita Peduli