Lansia Ini Hanya Terima RP1.000 Dari Jasa Odong Odong
Lansia Ini Hanya Terima RP1.000 Dari Jasa Odong Odong

Lansia Ini Hanya Terima RP1.000 Dari Jasa Odong Odong

Rp 1.932.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
67
Tercapai
6%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 20 September 2026, 03:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
THE POWER OF KINDNESS

Cerita

06 August 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Alunan musik ceria dari odong-odong tua itu menjadi saksi bisu perjuangan Abah Uum selama 24 tahun terakhir. Di balik senyum yang beliau sunggingkan untuk anak-anak, ada penderitaan fisik yang harus ditanggungnya sejak kecil akibat luka masa lalu yang membuat tangan dan kakinya tak bisa lagi lurus sempurna. Dengan kondisi disabilitas fisik tersebut, Abah tetap nekat mengayuh dan mendorong odong-odong keliling setiap hari dari pagi hingga siang demi bekal sekolah anak bungsunya dan makan keluarga. Pahitnya, jasa yang ditawarkannya hanya dihargai seribu rupiah per lagu, hingga penghasilan bersihnya yang hanya sepuluh ribu rupiah sehari sering kali tak cukup untuk sekadar membeli beras.

Jalanan yang keras tak pernah ramah pada tubuh rentanya yang makin sering sakit-sakitan. Abah pernah lima kali menjadi korban tabrak lari, termasuk insiden memilukan ketika odong-odongnya dihantam truk batu hingga dadanya cedera dan kepalanya terluka parah. Tanpa ganti rugi yang layak dan tanpa jaminan kesehatan BPJS yang terputus akibat ketiadaan biaya harian, Abah terpaksa menahan rasa sakit tanpa pengobatan rutin. Ujian kian melengkapi duka beliau ketika di jalanan harus berhadapan dengan ancaman kekerasan, diusir warga, bahkan hampir dipukul balok kayu saat odong-odongnya dianggap menghalangi jalan.

Di rumah bekas peninggalan orang tuanya, Abah menyimpan kesedihan mendalam atas perlakuan dan himpitan ekonomi yang mencekik. Dari tujuh anaknya, ada yang tak pernah mampir menjenguk dan hanya menghubungi jika ingin meminjam uang. Demi memastikan anak bungsunya yang duduk di kelas akhir bisa mengikuti ujian sekolah serta menutupi kebutuhan makan harian, Abah terpaksa terjerat utang bank keliling hingga jutaan rupiah. Setiap kali odong-odongnya sepi penumpat saat hujan turun, dada Abah sesak membayangkan bagaimana cara melunasi cicilan dan membiayai kelulusan sang buah hati.

Di sisa tenaganya, Abah Uum memendam impian yang teramat bersahaja. Beliau tak lagi ingin menyiksa fisik disabilitasnya di jalanan dan bermimpi bisa membuka usaha fried chicken kecil-kecilan di rumah agar bisa menafkahi keluarga dengan tenang. Perjuangan tanpa kenal lelah seorang ayah disabilitas ini adalah bukti ketulusan cinta yang patut kita bantu. Bersama Ayo Kita Peduli, mari ulurkan tangan terbaikmu hari ini untuk bantu melunasi utang sekolah dan bank keliling Abah, menghadirkan modal usaha yang layak, serta mengukir kebahagiaan di masa senjanya.


Melalui campaign Spreading Kindness for Urban Poor, Ayo Kita Peduli #BERDAMPAKBERDAYA mengajak kita semua berpartisipasi untuk membantu kelompok miskin perkotaan atau urban poor. Dengan menebarkan kebaikan dan empati, kita semua telah berpartisipasi dalam gerakan aksi kebaikan untuk membantu menyelesaikan kemiskinan.

 

Kalian dapat berpartisipasi dalam gerakan ini dengan menyebarkan campaign dan berdonasi dengan cara: 

  • Klik “DONASI SEKARANG” : 
  • Masukkan nominal donasinya :
  • Pilih metode pembayaran : 
  • Dapatkan laporan via e-mail : 

 

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan. 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
20 October 2026

THE POWER OF KINDNESS

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Hallo, Sobat Berdampak!


Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, selalu memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan. Melalui program The Power Of Kindness, Ayo Kita Peduli bersama Sobat Berdampak terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan kehidupan.


Pada kesempatan ini, bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat berupa santunan tunai, kebutuhan pokok, dan tambahan modal usaha sebagai bentuk dukungan dan kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.


Dek Udi: Seorang anak 6 tahun dengan kondisi mulut penuh sariawan dan keadaan ekonomi keluarga yang penuh dengan keterbatasan, membantu orang tuanya dengan bekerja sebagai penjual ATK di jembatan penyebrangan. Bantuan yang diberikan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, kebutuhan penunjang pendidikan, tambahan modal usaha, biaya kontrakan, dan biaya pendidikan.


Abah Mamat: Seorang lansia penjual buah yang berjuang demi kesehatan cucu dan anaknya yang depresi. Bantuna yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, dan tambahan modal usaha.


Dek Seana: seorang balita yang lahir dengan kondisi organ di luar perut. Bantuan yang disalurkan berupa santunan kesehatan.


Pak Sani: Seorang kakak dengan kondisi tunawicara yang bekerja sebagai driver ojek online. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.


Abah Ade: Lansia pejuang nafkah yang bekerja sebagai penjual kaligrafi, yang mengharuskannya memikul beban 30kg setiap hari. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai.


Abah Isep: Lansia tunarungu dan tunawicara yang menjadi pejuang nafkah dengan berjualan kopi walaupun kondisinya sudah sangat ringkih. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.

Kebaikan yang Sobat Berdampak titipkan tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga menjadi penguat semangat, harapan, dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.


Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini. Semoga setiap langkah yang kita lakukan bersama dapat terus menghadirkan manfaat dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan.


Karena pada akhirnya, kebaikan yang dibagikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali menjadi keberkahan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 25.000
21 August 2026, 05:33