ABAH YUDI TETAP BERJUANG DEMI ISTRINYA KORBAN KECELAKAAN!

ABAH YUDI TETAP BERJUANG DEMI ISTRINYA KORBAN KECELAKAAN!

Rp 0
terkumpul dari Rp 35.000.000
0 Donatur
45 hari lagi
BANTU SEKARANG!!
Terakhir diperbarui pada 11 August 2026 18:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
ISTRI SAKIT, KONTRAKAN NUNGGAK, BANTU ABAH YUDI BERJUANG DEMI BERTAHAN HIDUP!

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

11 August 2026

Abah Yudi seorang penjual gorengan keliling yang setiap pagi menyusuri jalanan Cibiru Wetan, Bandung. Meski usianya telah senja, Abah tetap berjualan dari pukul 05.00 hingga 10.00 demi memenuhi kebutuhan hidup bersama sang istri yang kini sedang sakit. Gorengan yang dijualnya hanya seharga Rp1.000 per buah, dengan keuntungan bersih sekitar Rp200 per gorengan. Dari kerja kerasnya seharian, Abah hanya membawa pulang laba sekitar Rp40.000.

Empat puluh tahun lalu Abah merantau dari Surabaya ke Bandung demi mencari kehidupan yang lebih baik. Selama tiga puluh tahun ia bekerja sebagai penerima dus, hingga akhirnya tak lagi mampu melanjutkan pekerjaan tersebut. Sejak dua tahun terakhir, Abah memilih berjualan gorengan keliling. Setiap dini hari, tepat pukul 02.00, Abah dan istrinya sudah bangun untuk menyiapkan adonan dan menggoreng dagangan yang nantinya dipikul Abah berkeliling kampung.


Dulu, Abah dan istrinya selalu berjualan bersama. Namun sebuah kecelakaan mengubah segalanya. Saat sedang berdagang, sang istri tertabrak hingga mengalami luka berat di kepala yang membuatnya harus menerima 10 jahitan. Sejak saat itu, kakinya tak pernah benar-benar pulih. Ia juga menderita tekanan darah tinggi, pendengarannya di telinga kanan semakin berkurang, telinganya sering terasa panas dan nyeri, sementara penglihatannya juga mulai kabur dan kerap terasa perih. Kini ia hanya mampu membantu menyiapkan gorengan dari rumah, sedangkan Abah harus berjuang seorang diri menyusuri jalanan.


Perjuangan Abah tidak selalu berakhir dengan hasil yang cukup. Modal berjualan mencapai sekitar Rp300.000, sementara keuntungan yang diperoleh sangat tipis. Tak jarang gorengan yang dibawanya tidak habis terjual hingga Abah harus menanggung kerugian. Bahkan ketika rasa lapar datang saat berjualan, Abah memilih memakan gorengannya sendiri untuk mengganjal perut. Jika masih ada sisa dagangan di penghujung hari, gorengan itu sering ia bagikan kepada orang-orang yang ditemuinya di jalan daripada terbuang sia-sia. Abah dan istrinya juga belum pernah dikaruniai anak. Mungkin karena itulah, setiap bertemu anak-anak di jalan, Abah selalu memperlakukan mereka dengan penuh kasih sayang. Di balik segala keterbatasannya, Abah hanya memiliki satu harapan sederhana: suatu hari nanti ia bisa membelikan alat bantu dengar untuk sang istri agar kembali bisa mendengar dengan lebih jelas. Namun impian itu terus tertunda karena laba kecil yang diperolehnya harus disisihkan sedikit demi sedikit untuk membayar kontrakan sebesar Rp550.000 setiap bulan, memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus biaya berobat istrinya. Sahabat baik, Abah Yudi tidak pernah meminta hidup bergelimang harta. Ia hanya ingin terus bekerja dengan tenang, memiliki kepastian untuk membayar kontrakan, memenuhi kebutuhan sehari-hari, serta memberikan pengobatan yang layak bagi istrinya. Di usia 75 tahun, Abah masih memilih berjalan kaki menjajakan gorengan karena baginya, berhenti bekerja berarti tidak ada lagi yang bisa menghidupi keluarganya. Mari bersama ringankan perjuangan Abah Yudi melalui donasi terbaikmu. Bantuan yang terkumpul akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, membantu biaya kontrakan, pengobatan sang istri, serta tambahan modal usaha agar Abah dapat terus mencari nafkah dengan lebih ringan dan bermartabat.""


Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

 

*Page ini merupakanbagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.

 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama

 


Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.