Diperbarui 30 October 2026, 15:00 WIB
“Saya ingin berobat, tapi kebutuhan keluarga juga harus tetap terpenuhi. Saya masih harus memikirkan suami dan cucu-cucu di rumah.”

Di usia 56 tahun, ketika seharusnya bisa lebih banyak beristirahat, Nenek Carti justru harus menjalani perjuangan yang tidak mudah. Ia sedang menghadapi kanker mata melanoma uvea, sementara tanggung jawab untuk mengurus dan memenuhi kebutuhan keluarga masih berada di pundaknya.
Di tengah kondisi kesehatannya, Nenek Carti tetap berusaha mencari penghasilan dengan berjualan gorengan. Setiap hari, ia berjuang mendapatkan uang dari dagangannya demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

Namun, penghasilan yang tidak menentu membuat semuanya terasa semakin berat. Di satu sisi, Nenek Carti membutuhkan pengobatan untuk penyakitnya. Di sisi lain, ada keluarga yang masih bergantung pada perhatian dan usahanya.
Di Balik Sakitnya, Ada Keluarga yang Harus Ia Jaga
Nenek Carti tinggal di Subang bersama suami dan cucu-cucunya. Suaminya sudah tidak berdaya sehingga membutuhkan perawatan dan pendampingan dalam kesehariannya.

Belum lagi dua cucunya yang masih bayi. Mereka membutuhkan susu, popok, dan berbagai kebutuhan untuk menunjang tumbuh kembangnya. Sementara itu, Kevin juga membutuhkan perhatian serta pendampingan khusus.

Anak Nenek Carti bekerja di luar kota sehingga tidak bisa sering pulang untuk membantu mengurus keluarga. Akibatnya, Nenek Carti masih berusaha menjadi sandaran bagi orang-orang yang ia sayangi, meskipun dirinya sendiri sedang sakit.
Bayangkan, ketika tubuhnya membutuhkan perhatian dan pengobatan, pikirannya masih dipenuhi kebutuhan suami dan cucu-cucunya.

Ia tetap berusaha bertahan, menjalani hari demi hari dengan segala keterbatasan yang ada.
Untuk bisa mendapatkan penanganan medis, Nenek Carti membutuhkan dukungan yang tidak sedikit. Namun, kondisi ekonomi keluarga membuatnya kesulitan memenuhi kebutuhan pengobatan sekaligus membiayai kehidupan sehari-hari.
Penghasilan dari berjualan gorengan harus dibagi untuk berbagai keperluan. Mulai dari kebutuhan makan keluarga, susu dan popok bayi, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.

Kondisi ini membuat Nenek Carti membutuhkan uluran tangan. Ia tidak seharusnya terus memikul semua beban tersebut seorang diri, terlebih saat sedang berjuang menghadapi penyakit serius.
Di balik perjuangannya, ada harapan sederhana yang ingin terus ia jaga: bisa mendapatkan pengobatan, memenuhi kebutuhan keluarganya, dan tetap mendampingi orang-orang.
Mari Hadir untuk Nenek Carti dan Keluarganya
#OrangBaik, Nenek Carti sedang berjuang melawan kanker mata, tetapi ia juga harus memikirkan kehidupan orang-orang yang bergantung padanya.
Setiap donasi yang diberikan dapat menjadi bantuan berarti bagi Nenek Carti dan keluarganya. Doa serta dukungan kita juga bisa menjadi penguat agar ia tidak merasa sendirian dalam menghadapi masa sulit ini
.
Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.
Ajak teman dan keluargamu ikut membantu lewat halaman galang dana milikmu sendiri.
Gabung