Abah Anang (75) setiap hari berkeliling menjual kue cubit. Abah tinggal sendirian sejak istrinya meninggal. Penghasilannya hanya sekitar 50–100 ribu rupiah per hari, dan itu pun sering tidak cukup untuk membayar kontrakan, ongkos, makan, serta modal berjualan.

Yang membuat hati semakin berat, kondisinya sering menurun. Rasa sakitnya kadang kambuh, tapi abah tidak punya stok obat. Abah berada dalam ancaman kehilangan tempat tinggal karena kontrakan yang sering tertunggak. Abah bahkan pernah hampir diusir barang-barangnya sudah dikeluarkan karena menunggak tiga bulan ketika ia sakit dan tidak bisa bekerja.
Meski tubuhnya makin lemah, Abah tetap memaksakan diri berjualan. Ia pernah hampir jatuh di jalan karena tidak kuat berjalan sambil membawa dagangannya, sampai akhirnya dibantu orang lain. Namun ia tetap berusaha mandiri, tidak meminta-minta, hanya mengandalkan dagangan kecilnya.

Kini, Abah hanya berharap ada bantuan untuk membayar kontrakan, menambah modal, membeli obat, dan melakukan pemeriksaan kesehatan agar tetap bisa bertahan. Bantuan apa pun akan sangat berarti bagi kehidupan abah yang serba terbatas.
Dukunganmu bisa menjadi penyelamat di masa sulitnya.
Yuk ikut berdonasi melalui:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”;
2. Masukkan nominal donasi;
3. Pilih metode pembayaran GoPay atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera;
4.Dapatkan laporan melalui email.