Diperbarui 14 October 2026, 06:00 WIB
Di usia yang sudah 80 tahun, Abah Asoy harus menjalani hari-harinya seorang diri. Tak ada istri maupun anak yang menemani, tak ada tempat untuk bergantung selain dirinya sendiri.
Setiap hari, Abah berkeliling menjajakan balon. Penghasilannya pun tak menentu, terkadang hanya Rp20–30 ribu, itu pun jika balonnya laku. Kalau sedang sepi, Abah harus menerima kenyataan pulang tanpa membawa banyak hasil. Tak hanya berjualan balon, Abah juga sering menjadi buruh panggilan ke kebun milik tetangganya. Apa pun pekerjaan yang bisa dilakukan, Abah jalani demi bisa memenuhi kebutuhan hidup.
Untuk makan sehari-hari pun Abah terkadang mendapat bantuan dari keponakannya. Bahkan, ada kalanya Abah hanya makan nasi dengan garam karena tak mampu membeli lauk. Di usia ketika seharusnya seseorang bisa lebih banyak beristirahat, Abah justru masih harus memikirkan bagaimana bisa makan untuk esok hari. Ditambah lagi, kondisi rumah yang ditempatinya sangat memprihatinkan.
Meski hidup serba kekurangan dan harus menghadapi semuanya seorang diri, Abah tidak pernah berhenti berusaha. Selama masih diberi kekuatan, Abah terus berjalan, berjualan, dan mencari pekerjaan demi sesuap nasi. Teman-teman, Abah Asoy tidak meminta hidup mewah. Abah hanya ingin bisa menjalani hari-hari tuanya dengan lebih layak, punya makanan yang cukup, dan rumah yang lebih nyaman untuk ditinggali.
Yuk, kita bantu Abah Asoy. Sedikit dari kita mungkin berarti besar bagi kehidupan Abah. Mari sisihkan sebagian rezeki melalui temenbaik.com agar Abah bisa merasakan kehidupan yang lebih layak dan tenang di usia senjanya.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.
Ajak teman dan keluargamu ikut membantu lewat halaman galang dana milikmu sendiri.
Gabung