1 ABAD!!! Usia Abah Iin Solihin Tetap Berjuang Cari Nafkah, Untuk Istrinya Yang Sakit-Sakitan

1 ABAD!!! Usia Abah Iin Solihin Tetap Berjuang Cari Nafkah, Untuk Istrinya Yang Sakit-Sakitan

Rp 130.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
5 Donatur
2 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 01 June 2026 06:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
Usia 1 Abad Dan Ditelantarkan Anak! Bantu Lansia Penjual Parabot

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

04 May 2026

Di balik langkah tertatih dan tongkat yang menemaninya, ada perjuangan seorang kakek renta yang luar biasa. Abah iin Solihin, di usia yang sudah menginjak satu abad lebih, masih harus berjuang sendiri demi bertahan hidup bersama sang istri yang sakit-sakitan.


Setiap pagi sejak pukul 7, Abah berjalan kaki menyusuri jalanan menuju pasar. Di pundaknya tergantung dagangan sederhana—pisau dan peralatan dapur kecil yang ia harapkan bisa terjual. Bukan untuk hidup layak, tapi sekadar agar bisa makan hari itu.


“Kalau ada yang beli, Alhamdulillah bisa makan… kalau tidak ya ditahan saja,” lirih Abah.



Seharian berkeliling, seringkali dagangannya hanya laku satu buah. Harganya pun tak seberapa, sekitar Rp5.000. Uang itu hanya cukup untuk membeli sedikit beras, sekadar menyambung hidup Abah dan istrinya.


Di rumah, Abah hanya tinggal berdua dengan istrinya yang juga dalam kondisi lemah. Dari enam orang anaknya, hanya satu yang masih peduli. Sisanya pergi tanpa kabar, meninggalkan orang tuanya berjuang sendirian di usia senja.


Untuk berobat pun mereka tak mampu. Abah yang sering mengalami vertigo dan sesak napas hanya bisa mengandalkan obat warung seadanya. Begitu juga dengan sang istri, yang menahan sakit tanpa penanganan medis yang layak.



“Kadang pusing… napas juga sesak, tapi ya harus tetap jalan,” ujar Abah pelan.


Tak hanya berat secara fisik, Abah juga harus menahan luka di hati. Ia sering


  1. Klik Tombol Donasi Sekarang
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran
  4. Dapatkan Laporan Via Email 

 

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

07 May 2026 03:09
Rp 20.000
Amin