PENYAKIT JANTUNG DAN SESAK NAPAS SAAT BERJUALAN, risiko nyawa Abah Jaja demi sesuap nasi.

PENYAKIT JANTUNG DAN SESAK NAPAS SAAT BERJUALAN, risiko nyawa Abah Jaja demi sesuap nasi.

Rp 20.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
1 Donatur
0 hari lagi
DONASI SEKARANG
Terakhir diperbarui pada 17 April 2026 09:00 WIB

Penggalang Dana

Zillenial Action

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
83 Tahun Mengayuh Sepedah, Bantu Kakek Penjual Celana Menyambung Hidup

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

18 March 2026

Di usia senja yang seharusnya dipenuhi istirahat, Abah Jaja (83 tahun) justru masih berkeliling menjual celana panjang dan pendek setiap hari. Dari pagi hingga sore, Abah mengayuh sepeda pemberian anaknya, menempuh jarak 10–15 km hanya untuk berharap ada satu dua celana yang terjual.

 

 

 

Sayangnya, hasil jerih payah Abah sangat jauh dari kata layak. Dagangan yang dibawa bukan miliknya sendiri—semua harus disetor. Jika beruntung, Abah bisa mendapatkan Rp70.000 sehari. Tapi setelah setor Rp50.000, upah yang tersisa untuk Abah hanyalah Rp20.000 per hari. Bahkan tak jarang, Abah pulang dengan tangan kosong, tak bisa setor, dan terpaksa menahan lapar karena tak punya uang untuk makan.

 

 

Abah kini hidup sebatang kara. Istri tercinta meninggal dunia setahun lalu akibat komplikasi. Dengan kondisi penglihatan yang sudah terganggu dan penyakit jantung yang mengharuskannya kontrol rutin setiap bulan, Abah tetap memaksakan diri berjualan. Pernah suatu hari, Abah sesak napas dan pusing di jalan hingga hampir pingsan—beruntung ada orang baik yang mengantarnya pulang.

 

 

Meski hidupnya berat, Abah Jaja tak pernah ingin merepotkan anaknya. Satu harapannya sederhana: memiliki modal sendiri, agar bisa berdagang dengan hasil yang lebih layak dan melunasi hutang yang membuatnya terus bekerja di usia renta.

 

 

TemanBaik, jangan biarkan Abah Jaja terus mempertaruhkan nyawanya di jalan demi Rp20.000 sehari.

Mari bantu Abah mendapatkan santunan dan modal usaha, agar sisa hidupnya bisa dijalani dengan lebih aman, layak, dan bermartabat.

Sedikit bantuan dari kita, sangat berarti untuk Abah Jaja.

Bantu sekarang, sebelum terlambat.

 

1. Klik Donasi Sekarang;

2. Masukan nominal donasinya;

3. Pilih metode pembayaran;

4. Dapatkan laporan via email.

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

26 March 2026 - 09:08
Rp 20.000
Amin