Ahmad Sonhaji, bayi berusia 1 bulan asal Garut, harus berjuang sejak lahir menghadapi gangguan pembuluh darah dan kelainan jantung. Awalnya terlihat sehat, namun tubuhnya sering memerah dan napasnya semakin berat. Kini kondisinya sangat memprihatinkansering sesak seperti berbunyi, wajah bisa membiru bahkan kehitaman saat menangis, dan muntah berulang. Dokter menyatakan Ahmad membutuhkan penanganan lanjutan dan harus segera dirujuk ke rumah sakit besar agar kondisinya bisa tertangani dengan tepat.
Di tengah kondisi kritis Ahmad, orang tuanya justru berada dalam keterbatasan ekonomi. Sang ayah, Muhammad Imam Muttaqin, sebelumnya berjualan kerupuk dengan penghasilan sekitar Rp250.000 per 10 hari (kotor) dan sesekali mendapat Rp60.000–70.000 dari mengisi pengajian. Namun kini usaha tersebut terhenti karena penjualan menurun dan harus fokus merawat Ahmad. Untuk kebutuhan sehari-hari saja mereka kesulitan, bahkan masih memiliki utang Rp4.000.000. Saat ini Ahmad dan orang tuanya hanya menumpang di rumah nenek, dan untuk biaya pengobatan, susu, serta pampers pun seringkali harus bergantung bantuan keluarga.
Harapan keluarga Ahmad sangat sederhana: mereka ingin Ahmad mendapatkan pengobatan yang layak agar bisa bertahan dan tumbuh sehat. Bantuan yang diberikan akan digunakan untuk biaya operasional berobat, kebutuhan medis yang tidak tercover, serta kebutuhan harian Ahmad. Sekecil apa pun bantuanmu akan sangat berarti untuk menyelamatkan masa depan Ahmad. Yuk, kirimkan doa terbaik dan sisihkan rezeki hari ini karena bagi Ahmad, waktu dan bantuan kita adalah harapan untuk hidup.