Bantu Defry Berobat! Melawan Sakit Cerebral Palsy dan Epilepsi
Bantu Defry Berobat! Melawan Sakit Cerebral Palsy dan Epilepsi

Bantu Defry Berobat! Melawan Sakit Cerebral Palsy dan Epilepsi

Rp 0
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
0
Tercapai
0%
Sisa waktu
31 hari

Diperbarui 16 October 2026, 03:00 WIB

Penggalang Dana

Gorontalo Baik Indonesia
Lembaga resmi terverifikasi

Cerita

15 October 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di usia 10 tahun, Defry Hamsah belum bisa menikmati masa kecil seperti anak-anak lainnya. Saat teman-teman sebayanya mulai aktif bermain, belajar, dan berlari ke sana kemari, Defry hanya bisa lebih banyak diam di rumah. Untuk berpindah tempat, ia harus dipapah. Ia juga belum bisa berbicara dan belum bisa makan sendiri. Sejak lahir, hidup Defry sudah penuh perjuangan. Ia lahir dengan berat badan hanya 1,4 kilogram dan harus dirawat intensif di ruang NICU. Sejak saat itu, kondisi kesehatannya terus membutuhkan perhatian serius. Defry bahkan sudah berkali-kali keluar masuk rumah sakit dan lebih dari 10 kali dirawat di ruang ICU karena kondisinya yang sering memburuk. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, Defry didiagnosis menderita epilepsi, cerebral palsy, dan global div dilay. Dokter juga menyampaikan bahwa Defry tidak boleh putus obat dan harus menjalani pemeriksaan lanjutan seperti rekam kepala serta pengobatan endokrin di Rumah Sakit. Semua itu menjadi ikhtiar penting agar kondisi Defry bisa ditangani dengan lebih baik. Namun, perjuangan Defry terhambat oleh kondisi ekonomi keluarga yang sangat terbatas. Ayah Defry bekerja sebagai tukang bentor dengan penghasilan sekitar Rp300.000 per bulan. Untuk menambah pemasukan, terkadang beliau juga membantu mengangkut ikan milik saudaranya untuk dijual. Sementara itu, ibunda Defry yang dahulu seorang guru sekolah dasar harus berhenti bekerja sejak tahun 2019 demi merawat Defry dan adiknya di rumah. Penghasilan itu tentu jauh dari cukup. Keluarga kecil ini juga masih harus membayar sewa rumah kepada keluarganya sendiri sebesar Rp75.000 per minggu. Bantuan yang pernah mereka dapatkan pun sangat terbatas. Keluarga Defry pernah menerima bantuan Program Keluarga Harapan, tetapi sudah berhenti sejak dua tahun lalu. Mereka juga pernah mendapat bantuan kasur dari dinas sosial. Saat ini, Defry sangat membutuhkan uluran tangan kita untuk biaya pengobatan, kontrol rutin, obat, pemeriksaan lanjutan, serta biaya perjalanan berobat. Bantuan dari Sahabat Baik akan menjadi harapan besar bagi Defry dan keluarganya untuk terus berjuang. Mari bantu Defry melawan sakitnya. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, akan sangat berarti bagi langkah panjang Defry menuju kesembuhan.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Jadi #SirkelBaik

Ajak teman dan keluargamu ikut membantu lewat halaman galang dana milikmu sendiri.

Gabung