Bantu Anak Usia 7 Tahun Penjual Bubur Tak Putus Sekolah
Bantu Anak Usia 7 Tahun Penjual Bubur Tak Putus Sekolah

Bantu Anak Usia 7 Tahun Penjual Bubur Tak Putus Sekolah

Rp 340.000
terkumpul dari Rp 70.000.000
Donatur
6
Tercapai
0%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 12 April 2026, 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
BERDAMPAK BERDAYA II

Cerita

04 March 2026

Di usia 7 tahun, seharusnya Adit bermain riang dan tertawa bersama teman-temannya, lalu pulang ke rumah dengan cerita-cerita kecil tentang sekolah. Namun kenyataannya berbeda.

Setiap hari Minggu dan sepulang sekolah, Adit berjalan menyusuri kampung sambil membantu neneknya berjualan bubur. Dengan langkah kecil dan tangan mungilnya, ia sudah terbiasa melayani pembeli sendiri. Bukan karena ia ingin cepat dewasa. Tapi karena keadaan memaksanya.

Sejak lahir, Adit tak pernah merasakan hangatnya pelukan seorang ibu, apalagi mengenal sosok ayah. Ibunya adalah korban pelecehan yang kini mengalami gangguan mental dan saraf, sehingga tak mampu merawatnya. Bahkan, setiap kali bertemu sang ibu, Adit kerap menerima perlakuan kasar. Demi melindungi cucunya, Nek Ihat yang kini berusia 61 tahun mengambil alih pengasuhan seorang diri sejak Adit masih bayi.

Dengan usia yang tak lagi muda, Nek Ihat berkeliling menjajakan bubur seharga Rp3.000–5.000 per porsi. Jika habis, mereka bisa sedikit bernapas lega. Namun sering kali, seharian penuh hanya membawa pulang Rp13.000. Bahkan tak jarang bubur tak terjual dan terpaksa dibuang. Untuk biaya sekolah saja, Adit menunggak iuran kebersihan Rp15.000 per bulan selama 5 bulan. Tas sekolahnya yang sobek hanya bisa dijahit ulang. Seragam batiknya adalah pemberian tetangga.

Mereka tinggal di rumah tua di pinggir sungai—atapnya bocor, lantainya lembap, dan kerap kebanjiran saat hujan deras turun. Untuk makan, mereka seadanya. Kadang hanya bubur sisa jualan yang tak habis.

Nek Ihat sebenarnya tak pernah ingin membawa Adit berjualan. Namun tak ada lagi yang bisa menjaga atau membantu. Di usia yang seharusnya dipenuhi bermain dan belajar, Adit justru belajar bertahan.

Sobat Berdampak! Adit tidak pernah memilih lahir dalam keadaan seperti ini. Ia hanya ingin tetap sekolah. Ia hanya ingin punya tas baru tanpa jahitan tambalan. Ia hanya ingin hidup layak seperti teman-temannya. Sementara Nek Ihat, dengan segala keterbatasannya, hanya memiliki satu doa: agar cucunya bisa lulus sekolah dan memiliki masa depan yang lebih baik dari hari ini.

Hari ini, kita bisa menjadi bagian dari harapan itu. Donasi Anda akan membantu melunasi kebutuhan sekolah Adit, memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mendukung usaha bubur Nek Ihat agar lebih stabil dan tidak terus merugi Jangan biarkan masa kecil Adit habis di jalanan.

Ulurkan tangan hari ini. Bantu Adit tetap sekolah, tumbuh dengan layak, dan kembali memiliki masa kecil yang seharusnya ia rasakan.

Satu kebaikan dari Anda, bisa menjadi harapan besar bagi Adit dan Nek Ihat.

  1. klik Tombol Donasi Sekarang
  2. masukkan nominal donasi
  3. pilih metode pembayaran
  4. dapatkan Laporan Via Email

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
23 August 2026

Semua Berhak Nyaman Abah Enjang

Assalamua'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Hallo, Sobat Berdampak!


Abah Enjang Aan merupakan seorang lansia 60 tahun dengan kondisi rentan dan bekerja sebagai penjual kaos kaki keliling. Bantuan yang diberikan berupa medical check up, kebutuhan bahan pokok dan santunan tunai.

Alhamdulillah kita telah melaksanakan program penyaluran Semua Berhak Nyaman untuk Abah Enjang Aan.


Kami mewakili Abah Enjang Aan dan keluarga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Sobat Berdampak atas donasi dan dukungan yang telah diberikan.


Alhamdulillah, bantuan sudah diterima dan disambut dengan rasa syukur serta bahagia oleh Abah Enjang Aan sekeluarga.


Terima kasih atas kebaikan yang telah dibagikan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Gulham Muhammad
Rp 20.000
13 March 2026, 07:35