BOCAH TERLANTAR!! Dek Udi Berjuang Untuk Hidupnya Sendirian

BOCAH TERLANTAR!! Dek Udi Berjuang Untuk Hidupnya Sendirian

Rp 230.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
9 Donatur
29 hari lagi
DONASI SEKARANG!!
Terakhir diperbarui pada 20 May 2026 09:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
BANTU! Bocah Penjual ATK Yang Tetap Berjuang Walaupun Tidur Di Jembatan

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

19 May 2026

Di usia 6 tahun, Udi seharusnya bermain dan belajar seperti anak-anak lainnya. Namun kenyataannya jauh berbeda. Setiap hari, sejak pagi hingga sore, Udi harus ikut membantu kedua orang tuanya berjualan alat tulis dan amplop lebaran di jembatan penyeberangan.

 

 

Dagangan yang Udi jual pun bukan miliknya sendiri. Ia hanya mengambil dari orang lain untuk dijual kembali dengan keuntungan sekitar Rp500 hingga Rp1.000 per barang. Meski kecil, Udi tetap menjalaninya dengan ikhlas demi membantu orang tuanya.

 

Setiap hari Udi berbagi tugas dengan ibunya. Sang ibu berjualan berkeliling ke daerah lain, sementara Udi tetap bertahan di jembatan. Ia mengaku tidak berani berjualan di jalan karena takut tertabrak kendaraan.

 

 

Kehidupan Udi sangat memprihatinkan. Saat ini ia bersama orang tua dan adiknya harus tinggal di jembatan, setelah dua minggu lalu diusir dari kontrakan karena tidak mampu membayar sewa. Mereka tidur hanya beralaskan kain tipis, berlindung seadanya agar tidak terkena hujan.

 

Di usia yang masih sangat kecil, Udi sudah harus menghadapi berbagai kesulitan. Ia tidak memiliki sandal karena sudah rusak dan belum mampu membeli yang baru. Pakaiannya pun sangat terbatas, bahkan bisa berhari-hari tidak berganti. Kondisi kesehatannya juga memprihatinkan, bibirnya sering sariawan, giginya rusak, dan ia mengalami sakit lambung karena sering menahan lapar.

 

Keterbatasan juga membuat Udi belum pernah merasakan bangku sekolah. Bukan karena tidak ingin, tetapi karena kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan. Kakaknya pun harus dititipkan ke keluarga karena orang tuanya tidak mampu membiayai kebutuhan mereka semua.

 

Cobaan hidup mereka semakin berat ketika pernah menjadi korban kejahatan. Uang yang sudah dikumpulkan untuk membayar kontrakan dirampas oleh orang tak dikenal yang menodong ibunya dengan pisau.

 

 

Mari bersama kita bantu Udi dan keluarganya agar bisa memiliki tempat tinggal yang layak, mendapatkan kehidupan yang lebih baik, dan merasakan pendidikan seperti anak-anak lainnya.

 

Yuk ulurkan tangan terbaikmu dengan berdonasi sekarang.

Semoga setiap kebaikan yang kita berikan menjadi amal yang terus mengalir.

 

  • Klik Donasi Sekarang;
  • Masukan nominal donasinya;
  • Pilih metode pembayaran;
  • Dapatkan laporan via email.

 

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Progress

Ayo Kita Peduli

18 May 2026
Semua Berhak Belajar Dek Udi Tahap 1

Assalamua'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Hallo, Sobat Berdampak!


Dek Udi merupakan seorang anak 6 tahun dengan kondisi mulut penuh sariawan dan keadaan ekonomi keluarga yang penuh dengan keterbatasan, membantu orang tuanya dengan bekerja sebagai penjual ATK di jembatan penyebrangan. Bantuan yang diberikan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, dan modal usaha.

Alhamdulillah kita telah melaksanakan program penyaluran Semua Berhak Belajar untuk Dek Udi.


Kami mewakili Dek Udi dan keluarga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Sobat Berdampak atas donasi dan dukungan yang telah diberikan.


Alhamdulillah, bantuan sudah diterima dan disambut dengan rasa syukur serta bahagia oleh Dek Udi sekeluarga.


Terima kasih atas kebaikan yang telah dibagikan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

20 May 2026 05:51
Rp 20.000
Amin