Bantu Dek Viqih, Korban Bisa Ular Yang Masih Berjuang Sembuh Ditengah Minimnya Ekonomi

Bantu Dek Viqih, Korban Bisa Ular Yang Masih Berjuang Sembuh Ditengah Minimnya Ekonomi

Rp 2.125.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
48 Donatur
25 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 01 September 2026 12:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
THE POWER OF KINDNESS

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

27 August 2026

Dokter itu menatap Pak Dempi dengan wajah berat.

"Banyak berdoa ya pak. Kita tunggu keajaiban," ucapnya pelan.

Beberapa hari sebelumnya, Viqih (8 tahun) bermain di kolam ikan bersama teman-temannya, Ia mengira yang ia pegang adalah ikan. Ternyata ular belang berbisa. Ular itu mematuk jari terlunjuk tangan kirinya.

Capture4.JPGViqih berteriak kesakitan dan berlari pulang. Wajahnya pucat. Jari telunjuk hingga kebagian atas mulai menghitam. Orang tuanya panik dan langsung membawanya ke rumah sakit.


Kondisi Viqih terus memburuk. Ia kehilangan kesadaran dan harus dirawat di PICU. Selama 6 hari, Viqih koma. Racun ular menyebar cepat.

Capture6.JPGDokter menyarankan amputasi tangan karena racun sudah naik. Keluarga tidak sanggup menerima itu. Akhirnya dokter hanya mengamputasi jari telunjuk dan mengerok kulit tangan Viqih untuk menghentikan racun.

Masalah belum selesai. Tidak semua biaya pengobatan ditanggung BPJS. Pak Dempi terpaksa berutang kesana kemari demi menyelamatkan anaknya.


Dokter menyarankan tindakan lanjutan. Viqih membutuhkan transplantasi kulit atau perawatan dengan gel khusus yang harus dioleskan rutin. Haraga gel itu sangat mahal.

Pak Dempi hanya seorang penjual pasir. Setiap hari ia dan istrinya menyusuri sungai mencari pasir. Dalam sehari, mereka mengumpulkan 5 sampai 10 karung. Satu karung dijual Rp7.000 jika ada pembeli.

Capture1.JPGTidak setiap hari pasir laku. Dalam sebulan, penghasilan mereka tidak sampai Rp500.000. Uang itu pun sering tidak cukup untuk makan harian.

"Makan saja kami sering kekurangan. Apalagi untuk biaya berobat anak," kata Pak Dempi.


Sekarang, mereka bekerja dari pagi hingga malam. Pasir yang terkumpul dititipkan ke bandar. Jika ada yang terjual, barulah mereka mendapat uang. Mereka tidak punya pilihan lain.

Waktu terus berjalan. Pengobatan Viqih tidak bisa menunggu. Jika biaya segera terkumpul, nyawanya terancam.

Kamu bisa bantu Viqih bertahan.

Sedikit dari kamu sangat berarti bagi keluarga kecil ini.


Bantuanmu bisa menjadi harapan bagi Viqih.

Melalui campaign Spreading Kindness for Urban Poor, Ayo Kita Peduli #BERDAMPAKBERDAYA mengajak kita semua berpartisipasi untuk membantu kelompok miskin perkotaan atau urban poor. Dengan menyebarkan kebaikan dan empati, kita semua telah berpartisipasi dalam gerakan aksi kebaikan untuk membantu menyelesaikan kemiskinan.


Kalian dapat berpartisipasi dalam gerakan ini dengan menyebarkan campaign dan berdonasi dengan cara:

Klik "DONASI SEKARANG" :

Masukkan nominal donasinya :

Pilih metode pembayaran :

Dapatkan laporan via e-mail :

e5885788-fe8c-442d-98ef-313af371a94f.jpeg*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memiliki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat.

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.

482c259b-ddae-45c5-8e22-d4105f771a97.jpegBeberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Progress

Ayo Kita Peduli

28 August 2026
The Power of Kindness

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Hallo,Sobat Berdampak!


Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, selalu memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan.


Melalui program The Power Of Kindness, Ayo Kita Peduli bersama Sobat Berdampak terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan kehidupan.


Pada kesempatan ini, bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat berupa santunan tunai, kebutuhan pokok, dan tambahan modal usaha sebagai bentuk dukungan dan kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.

  1. Abah Endang: Lansia pengumpul rongsok dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.
  2. Pak Iwan: Seorang ayah disabilitas penjual tisu dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai.
  3. Pak Sani: Seorang driver ojol dengan kondisi tunawicara dengan bantuan yang disalurkan berupa tambahan modal usaha warung + kopi, serta bantuan service motornya.
  4. Abah Endang: Lansia badut keliling dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, kebutuhan perlengkapan kebersihan sehari-hari, dan kebutuhan penunjang kesehatan.
  5. Dek Albie: Anak penjual donat yang menghidupi 3 adiknya, bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan penunjang pendidikan, santunan tunai, dan pembiayaan les untuk belajar.
  6. Abah Anang: Lansia penjual donat dengan bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, dan kebutuhan pakaian sehari-hari.
  7. Abah Didi: Lansia katarak yang menawarkan jasa timbang dengan bantuan yang disalurkan berupa cek kesehatan, santunan tunai, kebutuhan pokok, kebutuhan penunjang kesehatan, dan kebutuhan perlengkapan rumah.

Kebaikan yang Sobat Berdampak titipkan tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga menjadi penguat semangat, harapan, dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.


Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini.


Semoga setiap langkah yang kita lakukan bersama dapat terus menghadirkan manfaat dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan. Karena pada akhirnya, kebaikan yang dibagikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali menjadi keberkahan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi Teman Peduli

Intan Tania

01 September 2026 - 11:56
Rp 20.000
Amin
cepet sehat nak