Ayah Meninggal Karena Jantung! Ibu Hafinah Memulung Sendiri Demi 4 Anaknya Tetap Sekolah

Ayah Meninggal Karena Jantung! Ibu Hafinah Memulung Sendiri Demi 4 Anaknya Tetap Sekolah

Rp 0
terkumpul dari Rp 30.000.000
0 Donatur
39 hari lagi
Donasi Sekarang
Terakhir diperbarui pada 19 March 2026 06:00 WIB

Penggalang Dana

Pesona Kebaikan

Komunitas/Gerakan Sosial

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

18 March 2026

Pagi hari, saat anak-anaknya berangkat sekolah, Ibu Hafinah (40) mulai berjalan menyusuri jalanan.

Di tangannya hanya karung besar… tempat ia mengumpulkan botol plastik dan kardus bekas.

 

Sejak suaminya meninggal karena penyakit jantung, Ibu Hafinah harus membesarkan 4 anaknya seorang diri.

Seharian memulung, hasilnya tak seberapa.

Bahkan sebulan menjual rongsokan, ia hanya membawa pulang sekitar 300 ribu rupiah.

 

Padahal di rumah ada empat anak yang menunggu.

Dua masih sekolah, satu akan segera masuk sekolah, dan si bungsu masih butuh susu setiap hari.

Sering kali uang yang ada hanya cukup untuk membeli beras.

Susu untuk anak bungsunya menjadi barang mahal yang sulit dijangkau.

 

Beberapa kali Ibu Hafinah hanya berhenti di depan toko… melihat-lihat susu dari luar.

Bukan karena tidak ingin membeli, tapi karena ia memang belum mampu. 💔

Meski tubuhnya mulai dipenuhi luka karena jamur di kulit, Ibu Hafinah tetap memulung setiap hari.

Satu harapannya sederhana:

 

Anak-anaknya bisa terus sekolah dan tidak merasakan hidup sekeras dirinya.

 

Namun tanpa bantuan, anak-anaknya terancam putus sekolah.

 

Yuk, bantu ringankan perjuangan Ibu Hafinah

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.
JADI#SirkelBaik