"perih banget neng, rasanya kayak kebakar, Abah pengen berobat...."

Kulit Abah Amad bersisik seperti ular, Seluruh tubuhnya melepuh, mengelupas, bahkan terasa seperti terbakar. Kulitnya kering sampai retak dan berdarah. Luka di tubuhnya juga mengeluarkan bau yang tak sedap. “Neng, kulit Abah rasanya perih, panas seperti terbakar. Abah mau berobat, tapi Abah takut kulit Abah semakin melepuh. Abah pasrah dengan kondisi Abah... Abah ingin sembuh, Neng.”

Setiap detik, rasa gatal dan perih terus dirasakan Abah, Mau digaruk sakit, disentuh pun terasa seperti terbakar. Penyakit yang Abah derita memang belum bisa disembuhkan. Tapi Abah tetap membutuhkan perawatan agar kondisi kulitnya nggak semakin parah. Sayangnya, untuk mendapatkan perawatan pun bukan hal mudah.

Istri Abah hanya bekerja mengumpulkan rumput untuk kambing milik orang lain, Satu karung rumput yang dikumpulkan seharian, hanya dibayar Rp10 ribu. Jangankan membawa Abah berobat, untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari saja mereka sering kesulitan. Akhirnya, Abah hanya bisa dirawat seadanya oleh anak dan istrinya. Tubuh Abah hanya diolesi pelembap, sementara setiap kulitnya tersentuh, Abah harus menahan perih dan merintih kesakitan.

#TemanBaik, yuk bersama kita bantu perawatan yang harus Abah Amad jalani. Mereka hanya butuh harapan, dan harapan itu yang bisa kita berikan untuknya