TERPAKSA MINUM SKM!! Abah Mamat Berjuang Rawat Cucunya Dengan Kondisi Sakit Jantung

TERPAKSA MINUM SKM!! Abah Mamat Berjuang Rawat Cucunya Dengan Kondisi Sakit Jantung

Rp 0
terkumpul dari Rp 30.000.000
0 Donatur
41 hari lagi
BANTU SEKARANG!!
Terakhir diperbarui pada 25 July 2026 03:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
SAKIT JANTUNG KAMBUH!! Kakek Penjual Buah Ini Berjuang Demi Anak yang Depresi Akibat KDRT

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

24 July 2026

Pagi itu Abah Mamat pelan-pelan mendorong gerobak pisangnya. Langkahnya gak lagi sekuat dulu. Sesekali Abah berhenti, menarik napas panjang sambil memegang dada yang mulai terasa nyeri. Di umur 74 tahun, sakit jantung yang Abah derita sering kambuh. Mendorong gerobak beberapa ratus meter saja kadang bikin badan Abah gemetar. Bahkan, Abah pernah jatuh saat sedang jualan karena jantungnya kambuh dan harus dilarikan ke rumah sakit.


Tapi beberapa hari kemudian, Abah tetap kembali jualan, karena di rumah ada banyak perut yang menunggu Abah pulang. Abah masih punya anak yang harus sekolah di bangku SMP. Di rumah juga ada cucu kecil yang baru berusia dua tahun. Harusnya, di usia itu seorang anak masih bisa dipeluk ibunya setiap hari. Sayangnya, hidup berkata lain. Ibu dari cucu Abah mengalami depresi berat setelah berkali-kali menjadi korban kekerasan dari suaminya. Sampai akhirnya sang suami memilih pergi dan meninggalkan istri beserta anaknya.


Sejak saat itu, Abah gak cuma jadi kakek. Abah juga harus jadi ayah. Jadi pencari nafkah. Jadi orang yang memastikan cucunya tetap bisa makan setiap hari. Hampir semua hasil jualan pisang habis untuk kebutuhan rumah. Buat makan, bayar kontrakan Rp500 ribu, biaya sekolah anak, dan kebutuhan cucunya. Yang paling sering bikin Abah menangis diam-diam adalah saat cucunya minta susu. Abah tau susu yang diminum cucunya bukan susu yang seharusnya. Tapi apa daya, uang yang Abah bawa pulang sering kali cuma cukup untuk membeli susu kental manis.


Abah cuma bisa berharap itu gak akan berdampak apa-apa. tapi... akhirnya cucunya dua kali harus dibawa ke rumah sakit karena kondisi kesehatannya menurun. Saat itu, Abah bahkan gak punya uang untuk membayar biaya pengobatan. Abah terpaksa meminjam sana-sini agar cucunya bisa ditangani. Utang itu masih ada sampai hari ini.


Kadang Abah membawa cucunya ikut jualan. Bukan karena tega membiarkan balita kepanasan di jalan, tapi karena Abah bingung harus menitipkan cucunya ke siapa. Ibunya masih berjuang melawan depresi, sementara Abah harus tetap mencari uang. Yang terus menghantui pikiran Abah bukan cuma rasa sakit di dadanya. Tapi pertanyaan yang selalu muncul setiap malam..."Kalau besok Abah gak kuat dorong gerobak lagi... siapa yang bakal ngurus mereka?"


#Sobatberdampak, hari ini Abah Maman masih terus berjuang semampunya. Tapi Abah gak mungkin memikul semuanya sendirian. Mari bantu ringankan langkah Abah. Bantuanmu bisa membantu kebutuhan hidup keluarganya, biaya pengobatan, melunasi utang, dan membelikan susu yang layak agar cucunya bisa tumbuh lebih sehat. mari bantu Abah dengan cara: 1.Klik tombol “DONASI SEKARANG” 2.Masukkan nominal terbaik yang Sahabat mampu 3.Pilih metode pembayaran yang tersedia Semoga setiap rupiah yang kita sisihkan menjadi jalan rezeki untuk Abah Mamat, mengurangi lelahnya di usia senja, dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir untuk kita.Aamiin


Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

 

*Page ini merupakanbagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.

 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.