TAK PUNYA TEMPAT TINGGAL!! Kakek Penjual Mainan Jadul Berjuang Untuk Bertahan Hidup
TAK PUNYA TEMPAT TINGGAL!! Kakek Penjual Mainan Jadul Berjuang Untuk Bertahan Hidup

TAK PUNYA TEMPAT TINGGAL!! Kakek Penjual Mainan Jadul Berjuang Untuk Bertahan Hidup

Rp 4.044.100
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
87
Tercapai
13%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 24 September 2026, 18:00 WIB

Penggalang Dana

WAN Kuningan
Lembaga resmi terverifikasi

Cerita

03 August 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Abah Sobandi Gak Punya Rumah Lagi... Malamnya Cuma Bisa Numpang Tidur, Besok Pagi Harus Jualan Lagi Demi Bisa Makan


Di tengah ramainya pasar, ada satu pemandangan yang mungkin sering dilewatin orang. Seorang kakek berusia 66 tahun duduk sendirian di pinggir jalan sambil menunggu ada yang mau beli mainan bambu buatannya. Namanya Abah Sobandi, Dengan tangan yang udah keriput, Abah menyusun satu per satu mainan tradisional yang dibuatnya sendiri dari bambu dan kertas warna-warni. Mainan itu bukan titipan, Bukan juga beli dari pabrik, Semuanya Abah bikin sendiri. Sayangnya, sekarang hampir gak ada lagi anak yang melirik mainan seperti itu. Mereka lebih kenal gadget daripada mainan bambu buatan tangan. Makanya, dagangan Abah sering cuma jadi pajangan.


Kadang dari pagi sampai sore gak ada satu pun yang beli. Saking lamanya nunggu, Abah sering ketiduran di tempat jualannya. Bukan karena santai, tapi karena badannya udah terlalu capek menunggu rezeki yang gak kunjung datang. Kalau lagi beruntung, Abah bisa bawa pulang sedikit uang buat makan. Tapi lebih sering...Abah harus nahan lapar karena dagangannya gak laku sama sekali.


Apalagi ternyata Abah sekarang bahkan udah gak punya tempat tinggal sendiri. Abah gak sanggup lagi bayar kontrakan. Malam hari, Abah cuma bisa numpang tidur di rumah orang yang iba melihat keadaannya. Hari ini mungkin masih ada yang ngasih tempat, tapi besok belum tentu. Setiap malam Abah tidur dengan perasaan gak enak karena merasa merepotkan orang lain. Lalu besok paginya, Abah bangun, membawa lagi mainan bambunya, dan kembali duduk di pinggir pasar berharap ada yang membeli, Begitu terus setiap hari.


Di usia yang seharusnya bisa istirahat dan menikmati masa tua, Abah justru masih bertarung sendirian demi bertahan hidup. Abah memilih tetap bekerja daripada meminta-minta, Meski hasilnya sering gak cukup, Meski malamnya gak tahu harus tidur di mana, Meski perutnya sering kosong.


Sahabat baik, hari ini kita masih bisa makan tanpa harus menunggu belas kasihan orang lain. Tapi Abah Sobandi belum punya kepastian itu. Lewat kebaikanmu, kita bisa bantu memenuhi kebutuhan makan Abah, memberikan tempat tinggal yang lebih layak, serta membantu modal agar Abah tetap bisa berkarya tanpa dihantui rasa lapar dan ketakutan gak punya tempat untuk beristirahat. Semoga kebaikan yang kita titipkan hari ini menjadi alasan Abah bisa kembali tidur dengan tenang dan menjalani hari esok dengan harapan yang baru.


Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Doa & Donasi

Lihat semua
Alfan Sasongko Gumilang
Rp 104.090
11 August 2026, 09:49

Lancar terus rezekinya Pak

Jadi #SirkelBaik

Ajak teman dan keluargamu ikut membantu lewat halaman galang dana milikmu sendiri.

Gabung

Teman Baik

Lihat semua