Berjuang Menjual Atap Daun Keliling Dengan Tubuh Rentanya
Berjuang Menjual Atap Daun Keliling Dengan Tubuh Rentanya

Berjuang Menjual Atap Daun Keliling Dengan Tubuh Rentanya

Rp 190.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
0
Tercapai
0%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 04 July 2025, 21:26 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
Magical Of Ramadhan

Cerita

26 March 2025
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

 

Abah Yayat, merupakan seorang lansia berusia 70 tahun yang saat ini bekerja sebagai seorang buruh tani dan penjual atap daun. Pekerjaan ini sudah dilakukan belasan tahun yang lalu oleh beliau, demi menafkahi keluarganya yang kini jadi tanggungannya.

 

 

Selain tinggal dengan istrinya, beliau juga sekarang mengurus anak yatim piatu bernama Rafa. Rafa sendiri merupakan cucu dari adik iparnya Abah Yayat. Sejak ditinggal wafat oleh orang tuanya, Rafa sejak lahir sampai saat ini diurus oleh Abah Yayat dan istrinya. Dengan berjualan atap daun, Abah Yayat berusaha untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

 

 

Sayangnya Abah Yayat memiliki riwayat penyakit darah tinggi sejak beberapa tahun lalu, akses pengobatan juga sulit karena tempat yang terpelosok. Abah Yayat hanya mampu mengonsumsi obat-obat warung dengan harga murah. Namun mirisnya ketika darah tingginya kambuh, beliau sering merasakan nyeri di sekitar kepala dan badan yang tidak bisa membuat beliau bekerja, sedangkan kebutuhan sehari-hari harus selalu terpenuhi.

 

 

Terutama Rafa masih memerlukan biaya untuk pendidikannya, belum lagi kebutuhan sehari-hari seperti listrik, membeli beras dan kebutuhan harian lainnya.

 

Tidak setiap hari ada orang yang membeli hateup/atap daun yang beliau jual. Keuntungan dari menjual hateup pun hanya sebesar 1000 rupiah saja, dan tidak selalu habis. Oleh karena itu beliau terkadang bekerja sebagai buruh tani untuk menambah pemasukan.

 

 

Jika bukan karena Rafa dan istrinya, mungkin abah sudah menyerah jauh-jauh hari, tapi merekalah yang membuat abah semangat berjuang setiap hari, “ikhlas” kata itu yg selalu beliau ingat dan yakini.

 

 

Abah Yayat memiliki harapan untuk mempunyai hewan ternak sendiri untuk tabungan dirinya dan keluarganya.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 50.000
27 March 2025, 19:18