Jujur, aku nggak nyangka bakal ketemu dua anak kecil yang jalan kaki keliling kota buat jualan pisang.

Namanya Asria, usianya baru 10 tahun. Di sampingnya ada Asifa, adiknya yang masih 3 tahun. Kecil banget. Tangannya nggak pernah lepas dari genggaman kakaknya. Mereka jalan sambil bawa beberapa sisir pisang. pisang itu bukan hasil kebun mereka sendiri. Asria beli dari pedagang lain, lalu dijual lagi dengan untung cuma Rp2.000 per sisir. Rp2.000...Mungkin buat sebagian dari kita jumlah itu nggak terasa apa-apa. Tapi buat Asria, itu bisa jadi harapan supaya mereka bisa tetap makan. Setiap hari, mereka terus keliling, Panas-panasan, Kadang kehujanan, dan Kadang dagangannya nggak habis. Tapi mereka tetap paksain karena nggak punya pilihan lain.

Padahal harusnya Asria sekarang duduk di bangku kelas 4 SD, Belajar, Main sama teman-temannya, Pulang sekolah sambil bawa tugas rumah. Tapi semua itu sekarang cuma jadi keinginan yang belum bisa dia rasakan. Asria terpaksa berhenti sekolah karena sering dibully. Dia diejek, direndahkan, sampai akhirnya nggak punya keberanian lagi buat masuk kelas.

Saat kondisi ekonomi keluarga juga semakin sulit, sekolah pun makin jauh dari hidupnya. Sekarang hari-harinya dihabiskan buat bantu Mama cari nafkah sambil menjaga adiknya yang masih kecil. Waktu aku tanya capek nggak jualan terus setiap hari, jawabannya bikin hati langsung sesak. "Kalau aku nggak jualan, adik aku mau makan apa?" Kalimat itu keluar dari mulut anak 10 tahun.

Anak yang seharusnya masih sibuk belajar dan bermain malah sibuk mikirin cara untuk keluarganya bertahan hidup. Meski begitu, Asria masih punya mimpi sederhana. Dia pengen bisa sekolah lagi, Pengen punya teman, Pengen belajar tanpa takut dibully, Pengen ngerasain masa kecil yang sama seperti anak-anak lainnya.
Teman-teman, mungkin kita emang gak bisa ngubah semua masalah yang ada di dunia ini. Tapi kita bisa bantu mengubah dunia kecil milik Asria dan Asifa.
Bantuan yang kita berikan hari ini bisa jadi kesempatan buat Asria kembali sekolah, memenuhi kebutuhan hidup Asria dan Adiknya, dan memberi mereka harapan untuk masa depan yang lebih baik. Yuk, bantu Asria dan Asifa lewat doa, berbagi cerita ini, atau sisihkan sedikit rezeki kalian untuk Mereka.
