Juang Lansia 83 Tahun Bertahan Hidup Dengan Upah 1.000 Dan Tidur Di Emperan Toko
Juang Lansia 83 Tahun Bertahan Hidup Dengan Upah 1.000 Dan Tidur Di Emperan Toko

Juang Lansia 83 Tahun Bertahan Hidup Dengan Upah 1.000 Dan Tidur Di Emperan Toko

Rp 6.967.347
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
233
Tercapai
23%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 11 May 2026, 16:35 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
Berbagi Keberkahan Di Bulan Ramadhan

Cerita

09 March 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Sudah Hampir 10 Tahun lamanya Abah Soma mengeluti pekerjaan yang sama. Yaitu menjadi tukang tisu, setiap hari dari pagi hingga sore hari, Abah Soma menjualkan dagangannya di depan sebuah toserba berharap banyak pelangan yang akan membeli tisu-tisunya. Harga yang abah tawarkan hanya 3.000 rupiah, dan Abah hanya meraup keutungan sekitar 1.000 rupiah dari satu tisu. Setiap hari Abah harus menerjang teriknya panas matahari dan derasnya hujan.

Saat ini usia Abah menginjak 83 Tahun, namun beliau rela merantau jauh dari Tasikmalaya ke Bandung hanya demi bisa menafkahi istrinya yang ada di kampung. "Ya gimana lagi, nanti istri saya makan apa di kampung" Ujar Abah Soma. Sedihnya, saat ini kondisi tangan Abah Soma tidak baik-baik saja. Tangan kanan beliau mengalami bengkok dan kaku. Hal tersebut menyebabkan Abah Soma hanya mampu menggunakan tangan kirinya untuk berkegiatan sehari-hari.

Namun, miris jualan Abah sering sekali tidak laku bahkan sering juga ada orang yang masih menawar dagangan abah dengan harga yang sangat minim. Dengan upah yang minim itu Abah harus mengumpulkan uang selama berbulan-bulan untuk pulang kampung. 

Sedihnya lagi, dengan penghasilan yang sangat minim saat ini Abah tidak bisa menyewa rumah kontrakan karena terhambat biaya Abah hanya bisa tidur di emperan toko dengan beralaskan kardus bekas dan sehelai kain yang menghangatkan tubuhnya. Karna, jangankan untuk menyewa rumah untuk makan pun sering kali kesusahan. Bahkan untuk mengirim ke kampung pun terbilang jarang.

Sobat Berdampak, besar harapan Abah Soma untuk membahagiakan istrinya yang ada di kampung dan hidup lebih layak. Maka dari itu di bulan ramadhan yang penuh keberkahan ini mari sebarkan campaign agar Abah Soma bisa menikmati kehidupan yang sejahtera dengan cara:

 

Klik “Donasi Sekarang;

Masukan nominal donasinya;

Pilih metode pembayaran;

Dapatkan laporan via email.

 

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
22 July 2026

Berbagi Keberkahan Di Bulan Ramadan

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Hallo, Sobat Berdampak!


Dengan penuh rasa syukur, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menjadi bagian dari ikhtiar kebaikan ini.


Alhamdulillah, amanah yang telah dititipkan telah tersalurkan kepada dua penerima manfaat yang terus berjuang mencari nafkah di usia senja.


Nek Titi, seorang lansia yang sehari-hari berjualan telur asin, menerima bantuan berupa santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok untuk membantu meringankan kebutuhan hidup beliau. Begitu pula dengan Abah Ii, seorang lansia yang berjuang mencari nafkah dengan berjualan takjil, yang menerima santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok sebagai bentuk dukungan agar beliau dapat terus menjalani kehidupannya dengan lebih tenang dan penuh semangat.

Semoga setiap bantuan yang disalurkan tidak hanya meringankan beban hari ini, tetapi juga menjadi penguat langkah dan menghadirkan keberkahan bagi kehidupan mereka.


Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menjadi perantara kebaikan dan menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Semoga Allah SWT membalas setiap sedekah dengan pahala yang berlipat ganda, melapangkan rezeki, menjaga kesehatan, melindungi keluarga, serta menjadikannya sebagai amal jariyah yang terus mengalir. Aamiin.


Mari terus bersama menebarkan manfaat, karena setiap kepedulian yang kita berikan hari ini dapat menjadi senyum dan harapan baru bagi sesama.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 25.000
11 May 2026, 16:35