Juang Lansia 83 Tahun Bertahan Hidup Dengan Upah 1.000 Dan Tidur Di Emperan Toko

Juang Lansia 83 Tahun Bertahan Hidup Dengan Upah 1.000 Dan Tidur Di Emperan Toko

Rp 2.630.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
96 Donatur
16 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 23 March 2026 09:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
Berbagi Keberkahan Di Bulan Ramadhan

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

09 March 2026

Sudah Hampir 10 Tahun lamanya Abah Soma mengeluti pekerjaan yang sama. Yaitu menjadi tukang tisu, setiap hari dari pagi hingga sore hari, Abah Soma menjualkan dagangannya di depan sebuah toserba berharap banyak pelangan yang akan membeli tisu-tisunya. Harga yang abah tawarkan hanya 3.000 rupiah, dan Abah hanya meraup keutungan sekitar 1.000 rupiah dari satu tisu. Setiap hari Abah harus menerjang teriknya panas matahari dan derasnya hujan.

Saat ini usia Abah menginjak 83 Tahun, namun beliau rela merantau jauh dari Tasikmalaya ke Bandung hanya demi bisa menafkahi istrinya yang ada di kampung. "Ya gimana lagi, nanti istri saya makan apa di kampung" Ujar Abah Soma. Sedihnya, saat ini kondisi tangan Abah Soma tidak baik-baik saja. Tangan kanan beliau mengalami bengkok dan kaku. Hal tersebut menyebabkan Abah Soma hanya mampu menggunakan tangan kirinya untuk berkegiatan sehari-hari.

Namun, miris jualan Abah sering sekali tidak laku bahkan sering juga ada orang yang masih menawar dagangan abah dengan harga yang sangat minim. Dengan upah yang minim itu Abah harus mengumpulkan uang selama berbulan-bulan untuk pulang kampung. 

Sedihnya lagi, dengan penghasilan yang sangat minim saat ini Abah tidak bisa menyewa rumah kontrakan karena terhambat biaya Abah hanya bisa tidur di emperan toko dengan beralaskan kardus bekas dan sehelai kain yang menghangatkan tubuhnya. Karna, jangankan untuk menyewa rumah untuk makan pun sering kali kesusahan. Bahkan untuk mengirim ke kampung pun terbilang jarang.

Sobat Berdampak, besar harapan Abah Soma untuk membahagiakan istrinya yang ada di kampung dan hidup lebih layak. Maka dari itu di bulan ramadhan yang penuh keberkahan ini mari sebarkan campaign agar Abah Soma bisa menikmati kehidupan yang sejahtera dengan cara:

 

Klik “Donasi Sekarang;

Masukan nominal donasinya;

Pilih metode pembayaran;

Dapatkan laporan via email.

 

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Snf

22 March 2026
Rp 100.000
Amin