TUMOR KIAN BESAR!!! Lansia Penjual Kaos Kaki Berjuang sebatangkara Demi Bertahan Hidup

TUMOR KIAN BESAR!!! Lansia Penjual Kaos Kaki Berjuang sebatangkara Demi Bertahan Hidup

Rp 540.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
14 Donatur
2 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 13 March 2026 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

29 January 2026

Abah Enjang Aan setiap hari berjualan kaos kaki di Pasar Cibolang sejak pukul enam pagi hingga siang. Kaos kaki yang dijualnya seharga Rp5.000 per pasang bukan miliknya sendiri, melainkan titipan orang lain, sehingga Abah tetap harus setor meski dagangan sepi. Untuk sampai ke pasar, Abah menyewa motor dengan biaya Rp10.000 per hari. Ia juga menyambi membersihkan ikan demi tambahan penghasilan, meski upahnya hanya Rp10.000–Rp15.000 dan tangannya sering gatal-gatal karena harus mencuci dengan air selokan.

Penghasilan yang tak menentu membuat Abah kerap menahan lapar. Pernah seharian ia hanya minum air putih tanpa makan. Kadang nasi dengan daun singkong menjadi satu-satunya santapan, bahkan tak jarang ia benar-benar tidak makan karena tak punya uang. Padahal dulu Abah memiliki usaha toko gorden sendiri, namun bangkrut dan membuatnya kehilangan sumber penghidupan hingga terpaksa bertahan hidup dari jualan kaos kaki.

Kini Abah hidup sebatang kara di sebuah saung kecil yang dibuatkan tetangganya. Ia sudah sebulan tinggal di sana setelah tak sanggup membayar kontrakan Rp500.000 per bulan yang menunggak selama empat bulan. Malam hari Abah sering kedinginan, dan saat hujan deras saungnya selalu bocor. Kondisi tempat tinggal yang tak layak membuat tubuhnya semakin sering sakit, sementara di lehernya tumbuh tumor yang sudah diderita selama dua tahun tanpa penanganan medis karena ketiadaan biaya. Abah juga kerap pusing dan pegal, bahkan pernah terjatuh dari motor saat berangkat ke pasar.

Kehilangan usaha, keluarga, dan kesehatan membuat Abah menjalani hari-harinya dengan pasrah. Ia sebenarnya ingin berobat dan hidup lebih layak, namun kondisi ekonomi membuat hal itu terasa mustahil. Sahabat baik, mari ringankan perjuangan Abah Enjang agar bisa mendapatkan pengobatan dan memenuhi kebutuhan hidup dasarnya. Sedikit bantuan darimu sangat berarti.

Klik “Donasi Sekarang;

Masukan nominal donasinya;

Pilih metode pembayaran;

Dapatkan laporan via email.

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

 

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Progress

Ayo Kita Peduli

04 March 2026
Pencairan Dana Rp 512.000

Ke Rekening BSI (Bank Syariah Indonesia) *********6067 a/n YAYASAN AYO BERDAMPAAK BERDAYA

Rencana Penggunaan Dana Pencairan: dana yang dicairkan akan disalurkan bantuan berupa bantuaan kebutuhan pokok

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

03 February 2026 19:39
Rp 100.000
Amin
JADI#SirkelBaik

SEBATANG KARA! Bantu Lansia Penjual Kaos Kaki Pergi Berobat

Ayo Kita Peduli
Telah mengajak 7 orang berdonasi
Rp 260.000