Diperbarui 16 October 2026, 03:00 WIB
Di usia 78 tahun, Mak Aisyah masih berjalan mencari rongsokan demi penghasilan sekitar Rp20.000 sehari. Kini, Mak memiliki harapan sederhana: ingin punya warung kecil agar bisa berjualan dari rumah.
Selama kurang lebih 7 tahun, Mak Aisyah bertahan hidup dengan mengumpulkan barang-barang bekas yang masih bisa dijual. Setiap hari, Mak harus berjalan mencari rongsokan meski kondisi kakinya sudah tak sekuat dulu.
Dahulu, Mak bekerja sebagai pembantu. Namun, seiring bertambahnya usia, Mak mulai kesulitan mengangkat barang berat dan naik turun tangga. Ia kemudian menjalani pekerjaan sebagai tukang rongsok untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.
Mak juga hidup sebatang kara. Ia mengandalkan hasil usahanya sendiri untuk bertahan setiap hari.
Perjuangan Mak sempat semakin berat ketika roda yang biasa digunakan untuk membawa rongsokan dicuri. Beruntung, ada seseorang yang kemudian memberikan roda pengganti agar Mak bisa kembali bekerja.
Namun, berjalan jauh setiap hari bukan perkara mudah bagi Mak yang sudah lanjut usia.
Melalui donasi yang kita sisihkan bersama, kita bisa mengupayakan modal dan kebutuhan awal untuk warung kecil Mak, sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.
Tak harus menunggu punya banyak untuk membantu. Sedikit rezeki yang kita sisihkan bersama bisa menjadi langkah awal bagi Mak untuk memulai usaha yang diimpikannya.
Klik tombol donasi sekarang. Mari bantu Mak Aisyah punya warung kecil agar di usia senjanya, ia bisa mencari nafkah dengan lebih tenang. ❤️

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.
Ajak teman dan keluargamu ikut membantu lewat halaman galang dana milikmu sendiri.
Gabung