JUANG LANSIA PENJUAL GORENGAN!!! Tetap Usaha Meski Upahnya Cuma 100 Rupiah

JUANG LANSIA PENJUAL GORENGAN!!! Tetap Usaha Meski Upahnya Cuma 100 Rupiah

Rp 205.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
8 Donatur
19 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 01 June 2026 06:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
THE POWER OF KINDNESS

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

21 May 2026

Mak Enoh, lansia 84 tahun asal Cicalengka, masih harus berjualan gorengan demi bertahan hidup setelah ditinggal suaminya meninggal dunia. Setiap hari Minggu, Mak Enoh berjalan membawa dagangan di sekitar Alun-Alun Cicalengka dari pagi hingga siang hari. Gorengan yang dijual bukan miliknya sendiri, melainkan titipan yang harus disetorkan kembali setelah berjualan. Dari setiap gorengan, Mak Enoh hanya mendapat keuntungan sekitar Rp100–Rp200. Jika dagangannya habis terjual, penghasilan yang dibawa pulang hanya sekitar Rp30 ribu, bahkan sering kali hanya Rp15 ribu–Rp20 ribu jika jualannya sepi.

Di usia senjanya, Mak Enoh tetap memaksakan diri berjualan meski kondisi tubuhnya sudah lemah dan penglihatannya mulai buram sebelah. Panas terik sering membuat kepalanya pusing dan tubuhnya kelelahan saat pulang berdagang. Mak Enoh kini tinggal di sebuah kontrakan sederhana bersama anaknya yang sedang sakit darah tinggi, bronkitis, dan mengalami kebas di tangan kiri hingga sulit bergerak. Karena keterbatasan biaya, anak Mak Enoh belum bisa dibawa berobat. Bahkan untuk membeli obat pun harus menunggu ada uang terlebih dahulu. Untuk makan sehari-hari, Mak Enoh dan anaknya sering hidup seadanya dan mengandalkan bantuan dari sekitar.

Meski hidup dalam kekurangan, Mak Enoh memilih tetap berjualan daripada meminta-minta di jalanan. Ia hanya ingin bisa bertahan hidup dan suatu hari dapat memeriksakan matanya yang semakin kabur serta membantu pengobatan anaknya. Namun penghasilan kecil yang didapat setiap hari belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Sahabat Kebaikan, mari bantu perjuangan Mak Enoh agar lansia 84 tahun ini bisa menjalani hari tua dengan lebih layak, tenang, dan tidak lagi memikul beban hidup seorang diri.

  • Klik “Donasi Sekarang;
  • Masukan nominal donasinya;
  • Pilih metode pembayaran;
  • Dapatkan laporan via email.

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakanbagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Progress

Ayo Kita Peduli

12 May 2026
The Power Of Kindness Tahap 1

Assalamua'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Hallo, Sobat Berdampak!


The Power of Kindness merupakan program dari Ayo Kita Peduli yang bertujuan untuk membuktikan bagaimana kekuatan dari sebuah uluran tangan kebaikan satu orang dapat berdampak besar ke hidup orang lain. Bantuan ini tidak hanya membuat mereka bahagia saja, tetapi juga menjdi sebuah rasa syukur besar karena mereka dapat pengakuan bahwa mereka berhak untuk dirayakan dan hidup layak tanpa syarat apapun. Dengan ini, kami berharap kita semua dapat memberikan uluran tangan kebahagiaan lebih banyak lagi dan tak terbatas. Mereka yang berhak menerima bantuan ini adalah mereka yang tidak sempat mengeluh untuk capeknya hidup.

Sekali lagi, Alhamdulillah kebaikan-kebaikan ini sudah tersampaikan dengan baik dan amanah. Terima kasih atas kasih uluran tangan yang tidak pernah habis.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

27 May 2026 18:17
Rp 30.000
Amin