JUANG LANSIA PENJUAL GORENGAN!!! Tetap Usaha Meski Upahnya Cuma 100 Rupiah
JUANG LANSIA PENJUAL GORENGAN!!! Tetap Usaha Meski Upahnya Cuma 100 Rupiah

JUANG LANSIA PENJUAL GORENGAN!!! Tetap Usaha Meski Upahnya Cuma 100 Rupiah

Rp 205.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
8
Tercapai
0%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 21 June 2026, 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
THE POWER OF KINDNESS

Cerita

21 May 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Mak Enoh, lansia 84 tahun asal Cicalengka, masih harus berjualan gorengan demi bertahan hidup setelah ditinggal suaminya meninggal dunia. Setiap hari Minggu, Mak Enoh berjalan membawa dagangan di sekitar Alun-Alun Cicalengka dari pagi hingga siang hari. Gorengan yang dijual bukan miliknya sendiri, melainkan titipan yang harus disetorkan kembali setelah berjualan. Dari setiap gorengan, Mak Enoh hanya mendapat keuntungan sekitar Rp100–Rp200. Jika dagangannya habis terjual, penghasilan yang dibawa pulang hanya sekitar Rp30 ribu, bahkan sering kali hanya Rp15 ribu–Rp20 ribu jika jualannya sepi.

Di usia senjanya, Mak Enoh tetap memaksakan diri berjualan meski kondisi tubuhnya sudah lemah dan penglihatannya mulai buram sebelah. Panas terik sering membuat kepalanya pusing dan tubuhnya kelelahan saat pulang berdagang. Mak Enoh kini tinggal di sebuah kontrakan sederhana bersama anaknya yang sedang sakit darah tinggi, bronkitis, dan mengalami kebas di tangan kiri hingga sulit bergerak. Karena keterbatasan biaya, anak Mak Enoh belum bisa dibawa berobat. Bahkan untuk membeli obat pun harus menunggu ada uang terlebih dahulu. Untuk makan sehari-hari, Mak Enoh dan anaknya sering hidup seadanya dan mengandalkan bantuan dari sekitar.

Meski hidup dalam kekurangan, Mak Enoh memilih tetap berjualan daripada meminta-minta di jalanan. Ia hanya ingin bisa bertahan hidup dan suatu hari dapat memeriksakan matanya yang semakin kabur serta membantu pengobatan anaknya. Namun penghasilan kecil yang didapat setiap hari belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Sahabat Kebaikan, mari bantu perjuangan Mak Enoh agar lansia 84 tahun ini bisa menjalani hari tua dengan lebih layak, tenang, dan tidak lagi memikul beban hidup seorang diri.

  • Klik “Donasi Sekarang;
  • Masukan nominal donasinya;
  • Pilih metode pembayaran;
  • Dapatkan laporan via email.

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakanbagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
22 June 2026

The Power Of Kindness Tahap 2

Assalamualaikum, Wr. Wb.

Hallo, Sobat Berdampak!


Terima kasih kepada seluruh Sobat Berdampak yang telah menjadi bagian dari perjalanan kebaikan ini. Dukungan dan kepedulian yang teman-teman berikan telah menghadirkan harapan bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi, membuktikan bahwa sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan dapat memberikan dampak yang begitu besar.

Melalui program yang diadakan oleh Yayasan Ayo Kita Peduli, bantuan yang terkumpul telah membantu meringankan beban saudara-saudara kita, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan lebih berdaya.


Inilah makna sesungguhnya dari The Power of Kindness ketika kebaikan yang diberikan dengan tulus mampu menguatkan, memberdayakan, dan menghadirkan senyum bagi mereka yang membutuhkan.


Terima kasih telah menjadi bagian dari perubahan ini. Semoga setiap kebaikan yang ditanamkan menjadi keberkahan yang terus mengalir dan menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 30.000
27 May 2026, 18:17