Di Ujung Usia, Mak Nunah Masih Harus Berjuang Untuk Bertahan Hidup
Di Ujung Usia, Mak Nunah Masih Harus Berjuang Untuk Bertahan Hidup

Di Ujung Usia, Mak Nunah Masih Harus Berjuang Untuk Bertahan Hidup

Rp 153.500
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
6
Tercapai
0%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 25 March 2026, 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
Berbagi Keberkahan Di Bulan Ramadhan

Cerita

23 February 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

“Hari ini emak belum dapet uang, karena ga ada yang ziarah” keluh Mak Nunah sambil menundukkan kepalanya. 

 

Tak dapat memastikan berapa uang yang bisa dibawa pulang untuk beli makan, Mak Nunah hanya mengandalkan uluran santunan dari para peziarah. 

Nenek dengan postur tubuh membungkuk ini masih semangat menekuni profesinya sebagai tukang pembersih makam sejak usianya 20 tahun. 

Sakit sering dirasakan, setiap hari Mak Nunah berjalan dengan kondisi tulang punggung yang sudah membungkuk. Apalagi dulunya emak sering mengangkat beban berat kayu bakar dan padi kering untuk bertahan hidup. Mak Nunah tak ada biaya untuk memeriksa kondisi tulangnya ke dokter.

 

Di usianya yang sudah berkepala delapan, Mak Nunah harus menjalani kehidupan dengan penuh perjuangan demi bisa bertahan hidup. Emak Nunah tidak bisa hanya bergantung pada penghasilan anaknya yang hanya seorang buruh cuci dengan upah hanya sekitar 30 ribu perhari atau menantunya yang hanya bekerja sebagai buruh harian lepas karena penghasilan mereka bergantung pada panggilan yang ada serta sangat tidak menentu.

 

Berjalan tertatih-tatih dengan nafas yang terengah-engah, Mak Nunah membersihkan daun yang berjatuhan di sekitar makam dengan alat seadanya sambil berharap di hari itu ada peziarah yang memberinya sepeser upah untuk bisa makan.

Meskipun usianya sudah senja, Mak Nunah tetap gigih bekerja sebagai pembersih makam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun, penghasilan menjadi pembersih makam yang sangat minim membuat hidupnya penuh dengan kesulitan. 

 

Sahabat berdampak, dengan melihat keadaan Mak Nunah yang memprihatinkan, Ayo Kita Peduli bermaksud untuk membantu Mak Nunah agar dapat hidup lebih sejahtera. Di bulan Ramadhan ini mari kita bantu sebarkan campaign ini dan berdonasi. Bantuan donasi yang diberikan akan disalurkan untuk biaya paket sembako, santunan tunai untuk Mak Nunah serta kebutuhan lainnya. Kalian dapat berdonasi dengan cara :

  1. Klik “Donasi Sekarang;
  2. Masukan nominal donasinya;
  3. Pilih metode pembayaran;
  4. Dapatkan laporan via email.

 

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
22 July 2026

Berbagi Keberkahan Di Bulan Ramadan

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Hallo, Sobat Berdampak!


Dengan penuh rasa syukur, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menjadi bagian dari ikhtiar kebaikan ini.


Alhamdulillah, amanah yang telah dititipkan telah tersalurkan kepada dua penerima manfaat yang terus berjuang mencari nafkah di usia senja.


Nek Titi, seorang lansia yang sehari-hari berjualan telur asin, menerima bantuan berupa santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok untuk membantu meringankan kebutuhan hidup beliau. Begitu pula dengan Abah Ii, seorang lansia yang berjuang mencari nafkah dengan berjualan takjil, yang menerima santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok sebagai bentuk dukungan agar beliau dapat terus menjalani kehidupannya dengan lebih tenang dan penuh semangat.

Semoga setiap bantuan yang disalurkan tidak hanya meringankan beban hari ini, tetapi juga menjadi penguat langkah dan menghadirkan keberkahan bagi kehidupan mereka.


Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menjadi perantara kebaikan dan menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Semoga Allah SWT membalas setiap sedekah dengan pahala yang berlipat ganda, melapangkan rezeki, menjaga kesehatan, melindungi keluarga, serta menjadikannya sebagai amal jariyah yang terus mengalir. Aamiin.


Mari terus bersama menebarkan manfaat, karena setiap kepedulian yang kita berikan hari ini dapat menjadi senyum dan harapan baru bagi sesama.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 23.500
19 March 2026, 08:14