Juang Lansia Penjual Kresek Bertahan Hidup Dengan Upah 3000!
Juang Lansia Penjual Kresek Bertahan Hidup Dengan Upah 3000!

Juang Lansia Penjual Kresek Bertahan Hidup Dengan Upah 3000!

Rp 335.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
12
Tercapai
1%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 30 March 2026, 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
Berbagi Keberkahan Di Bulan Ramadhan

Cerita

27 February 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di sudut Alun-Alun Bandung, di antara lalu lalang orang yang terburu-buru pulang, Mak Yeni atau yang sering dipanggil Mak Lingling masih setia berdiri membawa kantong-kantong kresek.

Usianya 66 tahun. Rambutnya mulai memutih. Tubuhnya tak lagi sekuat dulu. Namun hidup memaksanya terus berjualan.

Sudah lebih dari 20 tahun Mak Yeni berjuang sendiri, sejak suaminya memilih menikah lagi dan meninggalkannya bersama dua anak yang masih membutuhkan biaya sekolah.

 

Demi memastikan anak-anaknya tetap bisa belajar, Mak Yeni menjual rumah satu-satunya. Bahkan isinya pun habis.

Sejak saat itu, hidupnya hanya bergantung pada kantong-kantong kresek yang dijual dengan harga seikhlasnya jika ditanya, Mak Yeni hanya berani menyebut Rp500 per kantong.

 

Tak jarang, seharian berjualan Mak Yeni hanya membawa pulang Rp3.000. Sering kali, tidak cukup untuk makan. Maka Mak Yeni memilih menahan lapar, berharap dagangannya laku terlebih dulu.

 

Kini Mak Yeni tinggal di rumah anaknya di daerah Punclut, Cimbuleuit. Tapi ia hampir tak pernah pulang setiap hari. Ongkos yang mahal membuatnya harus bertahan tidur di bangku kantin keras, dingin, dan tanpa selimut.

 

Kadang, sebelum berjualan, Mak Yeni membantu pemilik kantin merebus air. Upahnya bukan uang, tapi sarapan agar ia bisa bertahan hari itu.

 

Untuk makan dan kebutuhan sehari-hari, Mak Yeni sering terpaksa berutang pada ibu kantin. Ia sebenarnya tidak punya rumah.

Namun ia juga tidak ingin merepotkan anaknya yang hidupnya masih pas-pasan. Rasa malu membuatnya memilih terus berjualan, meski hujan turun disertai angin besar.

Di usianya yang seharusnya menikmati masa tua dengan tenang, Mak Yeni masih harus kebingungan memilih: uang untuk makan, atau uang untuk ongkos pulang.

Harapan Mak Yeni sebenarnya sederhana. Ia ingin punya modal kecil untuk berjualan kopi seduh dan gorengan di dekat rumah anaknya agar tak perlu lagi berjalan jauh dan berkeliling hanya menjual kantong kresek.

 

Ia juga ingin bisa menabung, mengontrak rumah kecil, atau suatu hari membangun rumah sendiri. Bukan rumah mewah cukup tempat tinggal yang aman, hangat, dan bisa ia sebut rumah di sisa hidupnya.

 

Di Bulan Ramadhan ini, kita bisa menjadi alasan Mak Yeni tidak lagi tidur di bangku kantin. Kita bisa menjadi alasan Mak Yeni tidak lagi menahan lapar. Kita bisa menjadi alasan seorang ibu tangguh akhirnya merasakan tenang di masa tuanya.

 

Mari bantu Mak Yeni. Sekecil apa pun donasi Anda, sangat berarti untuk mengubah hidupnya. Karena tidak seharusnya seorang ibu berusia 66 tahun bertahan hidup hanya dengan menjual kantong kresek seikhlasnya.

  • Klik “Donasi Sekarang;
  • Masukan nominal donasinya;
  • Pilih metode pembayaran;
  • Dapatkan laporan via email.

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
22 July 2026

Berbagi Keberkahan Di Bulan Ramadan

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Hallo, Sobat Berdampak!


Dengan penuh rasa syukur, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menjadi bagian dari ikhtiar kebaikan ini.


Alhamdulillah, amanah yang telah dititipkan telah tersalurkan kepada dua penerima manfaat yang terus berjuang mencari nafkah di usia senja.


Nek Titi, seorang lansia yang sehari-hari berjualan telur asin, menerima bantuan berupa santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok untuk membantu meringankan kebutuhan hidup beliau. Begitu pula dengan Abah Ii, seorang lansia yang berjuang mencari nafkah dengan berjualan takjil, yang menerima santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok sebagai bentuk dukungan agar beliau dapat terus menjalani kehidupannya dengan lebih tenang dan penuh semangat.

Semoga setiap bantuan yang disalurkan tidak hanya meringankan beban hari ini, tetapi juga menjadi penguat langkah dan menghadirkan keberkahan bagi kehidupan mereka.


Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menjadi perantara kebaikan dan menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Semoga Allah SWT membalas setiap sedekah dengan pahala yang berlipat ganda, melapangkan rezeki, menjaga kesehatan, melindungi keluarga, serta menjadikannya sebagai amal jariyah yang terus mengalir. Aamiin.


Mari terus bersama menebarkan manfaat, karena setiap kepedulian yang kita berikan hari ini dapat menjadi senyum dan harapan baru bagi sesama.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
hilyatul auliya
Rp 20.000
04 March 2026, 04:43

Semoga Barokah, nenek diparingi kesehatan, Rizki yang lancar, dan hidup bahagia dunia akhirat