BUTA DAN SEBATANG KARA! BANTU HIDUP MBAH SUYONO YANG SENGSARA

BUTA DAN SEBATANG KARA! BANTU HIDUP MBAH SUYONO YANG SENGSARA

Rp 13.227.099
terkumpul dari Rp 30.000.000
279 Donatur
12 hari lagi
Donasi Untuk Bantu Mbah Suyono
Terakhir diperbarui pada 27 April 2026 18:00 WIB

Penggalang Dana

Yayasan Bina Mulia Balikpapan

Lembaga Resmi Terverifikasi

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

02 March 2026

"Kadang sebulan baru ada yang beli serai saya, Nak. Hasilnya cuma 5-10 ribu rupiah. Tapi ya tetap saya syukuri, namanya rezeki kan nggak bisa dipaksa." ucap mbah suyono

 

Di balik riuh jalan kota, ada seorang pria renta yang hidup dalam kesunyian. Namanya Mbah Suyono, kini berusia 64 tahun. Sehari-hari, beliau menjual serai di pinggir jalan, atau merawat tanaman di sebidang tanah pinjaman orang.

Namun hidupnya tidaklah mudah. Sejak 30 tahun yang lalu, penglihatannya hilang akibat terkena percikan las saat bekerja serabutan. Sejak itu, dunia menjadi gelap baginya. Meski begitu, beliau tidak menyerah. Dengan langkah pelan dan tangan yang meraba, ia tetap berusaha mengais rezeki.

Setiap hari Mbah Suyono duduk di pinggir jalan dengan beberapa ikat serai di sisinya. Tapi kenyataan pahitnya, pembeli hanya datang kadang sebulan sekali. Itu pun hasil yang didapat hanya sekitar Rp5.000—tak cukup bahkan untuk membeli beras satu kilo. Jadi beliau kadang dibantu sama tetangga dan keluarga terdekat disana

Sejak istrinya meninggal karena kanker payudara, Mbah Suyono benar-benar hidup sebatang kara. Tidak ada keluarga, tidak ada anak yang menemaninya. Hanya sebuah gubuk reyot yang menjadi saksi perjuangannya: atap bocor, dinding rapuh, dan dingin ketika hujan turun.

Ketika lelah usai berkebun atau menunggu pembeli yang tak kunjung datang, Mbah Suyono sering terlihat tidur di pondok kecil seadanya di pinggir jalan menjadikannya rumah kedua selain gubuk reyot tempat ia tinggal.

  1. Klik Donasi Sekarang
  2. Masukan Nominal Donasi
  3. Pilih Metode Pembayaran
  4. Dapatkan Laporan Via Email

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Progress

Yayasan Bina Mulia Balikpapan

22 April 2026
Pencairan Dana Rp 2.044.954

Ke Rekening BSI (Bank Syariah Indonesia) ******9523 a/n Yayasan Bina Mulia Balikpapan

Rencana Penggunaan Dana Pencairan: Dana digunakan untuk keperluan sembako dan santunan

Doa & Donasi Teman Peduli

Puji

26 April 2026 - 20:23
Rp 100.000
Amin
Semoga Abah nya di berikan perlindungan dan di beri kecukupan untuk bisa bertahan hari demi hari dan bisa hidup layak untuk kedepan nya , Aamiin
JADI#SirkelBaik

Buta 30 Tahun, Kini Mbah Suyono Bertahan Hidup dari Serai yang Kadang Sebulan Baru Laku

Yayasan Bina Mulia Balikpapan
Telah mengajak 12 orang berdonasi
Rp 350.000

BUTA DAN SEBATANG KARA! Bantu Kakek Penjual Serai Bertahan Hidup

Yayasan Bina Mulia Balikpapan
Telah mengajak 26 orang berdonasi
Rp 890.000