HIDUP TANPA ORANGTUA! Bantu Mikayla Berjuang Agar Bisa Tetap Sekolah.
HIDUP TANPA ORANGTUA! Bantu Mikayla Berjuang Agar Bisa Tetap Sekolah.

HIDUP TANPA ORANGTUA! Bantu Mikayla Berjuang Agar Bisa Tetap Sekolah.

Rp 100.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
5
Tercapai
0%
Sisa waktu
29 hari

Diperbarui 26 September 2026, 03:00 WIB

Penggalang Dana

Yayasan Aksi Indonesia Dermawan (Penderma.id)
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
DIUSIA 7 TAHUN! Mikayla Sudah Harus Berjuang Sendirian Setelah Ayah Dan Ibunya Meninggal

Cerita

25 September 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di usia yang baru menginjak 7 tahun, saat anak-anak lain sedang ceria bermain dan belajar, Mikayla sudah harus memikul takdir yang teramat berat. Bocah ini terpaksa menjadi tulang punggung keluarga setelah ibunya meninggal dunia dan sang ayah pergi melangsungkan pernikahan baru tanpa kembali. Kini, ia harus menghidupi adiknya yang masih balita (4 tahun) serta kakek dan neneknya yang sudah renta, pikun, bahkan sang kakek mengalami gangguan pendengaran.Karena kakek dan neneknya sudah tidak lagi produktif bekerja, Mikayla mengambil alih tanggung jawab besar itu. Setiap hari sepulang sekolah hingga petang datang, ia berjalan kaki menyusuri jalanan kampung untuk menjajakan kelapa tua. Kelapa-kelapa tersebut ia cari dan kumpulkan sendiri dari pohon kelapa liar di sekitar rumahnya karena tidak membutuhkan modal sepeser pun. Satu buah kelapa tua ia jual dengan harga Rp5.000 kepada tetangga dan warga kampung.Pendapatan dari hasil jualan kelapa tentu jauh dari kata cukup dan sangat bergantung pada ketersediaan buah liar di alam. Di balik peluh keringat dan kerasnya jalanan kampung, Mikayla memendam asa yang sangat sederhana. Ia ingin sekali memiliki usaha warung kecil-kecilan di rumah agar tidak perlu lagi berkeliling hingga petang hari meninggalkan adiknya. Ia juga bermimpi bisa terus melanjutkan sekolah dan membeli sepasang sepatu baru yang layak untuknya belajar. Sahabat Kebaikan, pundak Mikayla yang baru berusia 7 tahun terlalu rapuh untuk menopang beban hidup empat nyawa sendirian. Mari kita rentangkan tangan kebaikan untuk menyelamatkan masa depan Mikayla dan keluarganya.Donasi yang terkumpul akan digunakan sebagai modal usaha mandiri di rumah, melunasi utang warung mereka, pemenuhan nutrisi pokok harian, serta menjamin biaya pendidikan Mikayla. Klik "Donasi Sekarang" dan mari bersama-sama kita kembalikan senyum masa kecil Mikayla hari ini.

  1. Klik Donasi Sekarang;
  2. Masukan nominal donasinya;
  3. Pilih metode pembayaran;
  4. Dapatkan laporan via email.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Doa & Donasi

Lihat semua
Mochamad Markam
Rp 20.000
25 September 2026, 21:32