Lansia Ringkih Usia Seabad Berjuang di Jalanan Demi Sambung Hidup
Lansia Ringkih Usia Seabad Berjuang di Jalanan Demi Sambung Hidup

Lansia Ringkih Usia Seabad Berjuang di Jalanan Demi Sambung Hidup

Rp 240.000
terkumpul dari Rp 70.000.000
Donatur
4
Tercapai
0%
Sisa waktu
Tanpa batas

Diperbarui 23 October 2026, 15:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
BERDAMPAK BERDAYA II

Cerita

20 February 2026

Di usia 107 tahun, ketika kebanyakan orang hanya ingin duduk tenang ditemani secangkir teh hangat dan pelukan keluarga, Nek Titi justru masih harus berjuang melawan kerasnya hidup.

 

 

Setiap dini hari, saat langit bahkan belum benar-benar terang, beliau sudah bersiap. Dengan langkah pelan dan tubuh yang semakin rapuh, Nek Titi membawa telur asin, gorengan, dan kacang-kacangan untuk dijajakan hingga ke tempat yang jauh. Di usianya yang melampaui satu abad, tangan yang seharusnya beristirahat itu masih menggenggam dagangan—bukan karena ingin, tetapi karena harus.

Tiga tahun lalu, suami tercinta berpulang. Sejak itu, beban hidup terasa semakin berat. Nek Titi tinggal bersama anak, menantu, dan cucunya di sebuah gubuk sederhana yang jauh dari kata layak. Tidak ada jaminan hari esok. Tidak ada tabungan. Penghasilan yang didapat hari ini, habis untuk membeli modal esok pagi.

Pernah suatu malam, sepulang berjualan, Nek Titi terjatuh dari angkot. Kepalanya robek dan harus dijahit. Luka itu mungkin sembuh. Tapi bayangkan rasa sakit dan takut yang ia pendam sendirian. Namun bahkan kejadian itu tidak membuatnya berhenti. Setelah pulih, beliau kembali berdiri—kembali berjalan—kembali berjualan. Bukan karena kuat tanpa rasa lelah. Bukan karena tidak ingin beristirahat. Tapi karena hidup memaksanya untuk terus bertahan.

 Beliau tidak pernah mengeluh. Tidak pernah meminta. Namun justru di situlah hati kita diuji—apakah kita akan diam, atau memilih untuk peduli?

Hari ini, kita punya kesempatan untuk menghadirkan ketenangan di sisa usia beliau. Untuk membuat Nek Titi tidak lagi harus berjualan di bawah terik dan hujan. Untuk memastikan hari-harinya dipenuhi istirahat yang layak, bukan perjuangan yang tak ada henti. Ayo kita berikan beliau uluran tangan dan bantu dengan cara:

 

  • Klik “Donasi Sekarang;
  • Masukan nominal donasinya;
  • Pilih metode pembayaran;
  • Dapatkan laporan via email.

 

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

 

*Page ini merupakan page Fundraiser dan merupakan bagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.

 

 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
23 August 2026

Semua Berhak Nyaman Abah Enjang

Assalamua'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Hallo, Sobat Berdampak!


Abah Enjang Aan merupakan seorang lansia 60 tahun dengan kondisi rentan dan bekerja sebagai penjual kaos kaki keliling. Bantuan yang diberikan berupa medical check up, kebutuhan bahan pokok dan santunan tunai.

Alhamdulillah kita telah melaksanakan program penyaluran Semua Berhak Nyaman untuk Abah Enjang Aan.


Kami mewakili Abah Enjang Aan dan keluarga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Sobat Berdampak atas donasi dan dukungan yang telah diberikan.


Alhamdulillah, bantuan sudah diterima dan disambut dengan rasa syukur serta bahagia oleh Abah Enjang Aan sekeluarga.


Terima kasih atas kebaikan yang telah dibagikan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 100.000
02 April 2026, 05:40

Semoga bermanfaat