Abah Omod, lansia 76 tahun, masih harus berjualan tisu dan pipa rokok keliling kawasan Braga demi menghidupi keluarganya. Setiap pagi setelah subuh, Abah berangkat naik bus dengan ongkos Rp20 ribu sambil membawa belasan bungkus tisu untuk dijual hingga sore hari. Namun di usia yang sudah renta, penghasilannya sangat tidak menentu. Keuntungan dari satu bungkus tisu hanya sekitar Rp2.000, sedangkan rata-rata penghasilan Abah kini hanya sekitar Rp30 ribu sehari, bahkan pernah tidak mendapat untung sama sekali karena hasil jualan habis untuk ongkos pulang pergi.

Di tengah kondisi ekonomi yang sulit, Abah masih harus menanggung istri dan tiga anaknya, termasuk satu anak yang mengidap epilepsi dan membutuhkan obat rutin sekitar Rp250 ribu setiap bulan. Karena keterbatasan biaya, obat tersebut sering tidak terbeli. Anak Abah yang duduk di bangku SMP juga belum bisa menebus ijazah sekolah karena masih menunggak biaya, sementara anak bungsunya membutuhkan biaya untuk masuk SMP. Istri Abah sesekali bekerja mencuci ubi dengan upah Rp60 ribu sekali kerja, namun panggilannya hanya datang 1–2 kali dalam seminggu sehingga belum cukup membantu kebutuhan keluarga.

Meski tubuhnya sering sakit dan penglihatannya sudah rabun sebelah, Abah tetap memaksakan diri berjualan demi keluarga bisa makan dan anak-anaknya tetap sekolah. Abah juga memiliki vertigo yang sering kambuh hingga pernah membuatnya terbaring di pinggir toko saat berjualan. Kini, Abah hanya berharap bisa memperbaiki rumahnya yang sudah banyak bocor, membeli obat anaknya kembali, dan membantu anak-anaknya memiliki masa depan yang lebih baik. Sekecil apa pun bantuanmu akan sangat berarti bagi perjuangan Abah Omod dan keluarganya.KLIK DONASI SEKARANG
*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.
*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.


Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com