"Di usia 53 tahun, Pak Dede Rahmat masih berjuang mencari nafkah dengan berjualan kolecer keliling. Penghasilannya tidak menentu, hanya sekitar Rp15.000–Rp50.000 per hari, bahkan sering kali pulang tanpa membawa uang.
Di balik itu, ia harus menafkahi istri dan dua anak yang masih sekolah. Untuk makan sehari-hari saja, Pak Dede dan keluarga kerap berhutang, bahkan pernah hanya makan nasi dengan garam. Mereka juga tinggal di kontrakan sederhana yang sering menunggak hingga berbulan-bulan. Karena tak punya ongkos dan tak ingin pulang tanpa hasil, Pak Dede sering tidur di pinggir jalan atau depan toko kosong agar bisa lanjut jualan keesokan harinya. Meski hidup serba sulit, ia tetap berbaik hati sering menjual kolecer lebih murah demi melihat anak-anak tersenyum.

Pak Dede tak pernah menyerah, tapi penghasilannya belum cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Melalui campaign ini, kami mengajak Sahabat Baik untuk membantu meringankan beban Pak Dede Rahmat. Bantuan akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, biaya sekolah anak, melunasi tunggakan kontrakan, dan modal usaha agar hidupnya lebih layak.
Klik “DONASI SEKARANG” dan bantu hadirkan harapan untuk Pak Dede dan keluarga. 🙏❤️