CACAT FISIK! Tak Memiliki Tangan, Disabilitas ini Berjuang Jual Jasa Sevice dengan Kakinya

CACAT FISIK! Tak Memiliki Tangan, Disabilitas ini Berjuang Jual Jasa Sevice dengan Kakinya

Rp 19.995.106
terkumpul dari Rp 30.000.000
256 Donatur
18 hari lagi
Donasi Sekarang
Terakhir diperbarui pada 05 August 2026 03:00 WIB

Penggalang Dana

explorebumibaik

Lembaga Resmi Terverifikasi

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

24 July 2026

"Kan masih ada kaki, ya pakai aja yang ada buat cari nafkah," ucap Pak Enon (50) tersenyum tegar, sambil perlahan menjepit obeng menggunakan jari kakinya. Karena kondisi kelainan genetik, Pak Enon terlahir tanpa kedua belah tangan, memiliki postur tubuh yang tidak sempurna, serta ukuran kaki yang pendek. Namun, segala keterbatasan fisik itu sama sekali tak menyurutkan harga dirinya sebagai seorang kepala keluarga. Demi menafkahi sang istri dan menyekolahkan anaknya yang kini duduk di bangku SMP, Pak Enon berjuang memutar otak. Ia nekat mengikuti kursus servis elektronik meski saat itu banyak orang yang mencibir dan meragukan kemampuannya. Berkat kegigihannya, ia bahkan sempat dikirim ke kota besar untuk memperdalam keahliannya melalui program kedinasan. Kini, Pak Enon menetap di kampung halamannya. Namun, tantangan hidup yang ia hadapi justru semakin berat. Di usianya yang sudah setengah abad, fisik dan penglihatannya tak lagi setajam dulu. "Sekarang mata udah rada burem. Komponen TV kan kecil-kecil, jadi suka kelihatan ngebayang. Kalau sampai salah pasang, ya saya yang harus tanggung jawab ganti rugi," keluh Pak Enon. Padahal, upah yang ia dapatkan dari memperbaiki satu alat elektronik tak lebih dari 50 ribu rupiah. Jika ia sampai salah memasang komponen, ia harus merogoh kocek dari ratusan ribu hingga merugi. Belum lagi, saat ini orderan servis semakin sepi karena warga lebih memilih membeli barang elektronik baru yang harganya murah ketimbang memperbaiki yang rusak. Di tengah kondisi yang serba sulit ini, Pak Enon memendam sebuah impian yang sangat mulia untuk keluarganya. Ia ingin sekali memiliki modal untuk membuka warung kecil-kecilan di rumah yang menjual makanan dan kebutuhan sehari-hari. Ia juga berharap bisa membuka toko jasa servis menetap di rumahnya. Dengan begitu, Pak Enon tidak perlu lagi memaksakan tubuhnya yang tidak sempurna untuk berkeliling jauh atau pergi ke kota hanya sekadar untuk berbelanja bahan suku cadang. #TemanExplore, betapa luar biasanya perjuangan seorang ayah yang menolak menyerah pada takdir. Ketiadaan tangan tak membuatnya mengemis, ia justru memeras keringat demi keluarga. Mari kita patungan, berikan hadiah modal usaha terbaik untuk mewujudkan warung dan toko servis impian Pak Enon di rumahnya! Disclaimer: Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal usaha serta biaya hidup keluarga Pak Enon. Selain itu, akan digunakan untuk implementasi program dan para penerima manfaat lainnya di bawah naungan Yayasan Jelajah Kebaikan Bumi.


Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

03 August 2026 20:10
Rp 100.000
Amin
JADI#SirkelBaik

Tangan dan Kaki Tak Sempurna! Pak Enon Bertahan Dengan Jasa Service Demi Menyambung Hidup

explorebumibaik
Telah mengajak 98 orang berdonasi
Rp 12.610.105

Dengan Keterbatasan Cacat Fisik! Pak Enon Tetap Keliling Nawarin Jasa Service

explorebumibaik
Telah mengajak 28 orang berdonasi
Rp 1.735.000