Tangan Gemetar, Kopi Sering Tumpah, Tapi Cintanya Sebagai Ayah Tak Pernah Goyah

Tangan Gemetar, Kopi Sering Tumpah, Tapi Cintanya Sebagai Ayah Tak Pernah Goyah

Rp 0
terkumpul dari Rp 30.000.000
0 Donatur
0 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 26 March 2026 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
Mengidap Destonia dan Epilepsi! Bantu Juang Ayah Penjual Kopi Bertahan Hidup

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

23 February 2026

Saat matahari belum sepenuhnya merekah, Pak Heri sudah berdiri di pinggir jalan dekat pintu Tol Baros. Tubuhnya terus bergerak tanpa kendali ditarik oleh distonia dan epilepsi yang menggerogoti sejak 2015. Tangannya gemetar, kakinya bergetar, wajahnya kaku. Tapi ia tetap menyeduh kopi dengan sisa tenaga yang ia punya. Ia tahu, hari itu tak akan mudah. Tapi ia tetap turun ke jalan. Demi dua anak perempuannya.

 

 

Pak Heri bukan hanya pedagang kopi. Ia adalah ayah tunggal yang memikul dunia di pundaknya yang rapuh. Istrinya pergi sejak anak bungsunya masih TK. Kini, satu anaknya sudah bekerja tapi hanya cukup untuk diri sendiri. Yang satu lagi masih SMP, masih butuh buku, seragam, sepatu. Kadang, kebutuhan sekolah pun tak terpenuhi. Tapi tak ada waktu untuk mengeluh. Karena jika Pak Heri berhenti, anaknya tidak akan makan.

 

Hidupnya penuh luka yang tak terlihat. Pernah bekerja di instansi, gagal jadi honorer, lalu jadi tukang ojek. Modal jualan kopi ia pinjam Rp800 ribu. Sehari-hari ia berjuang di bawah terik, hujan, kadang hanya laku Rp7.000. Pernah kopi tumpah karena tubuhnya bergerak sendiri. Pernah jatuh dari motor. Pernah ditabrak mobil, dipalak, bahkan ditipu. Tapi ia tetap berdiri. Karena setiap gelas kopi yang laku, adalah satu langkah lebih dekat menuju masa depan anaknya.

Pak Heri punya satu harapan kecil: bisa buka warung di rumah.

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Progress

Ayo Kita Peduli

26 March 2026
Semua Berhak Nyaman Pak Heri Tahap 3

Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh.

Halo Sobat Berdampak!


Alhamdulillah, tim kami sudah bertemu dan menyalurkan hasil dari teman-teman semua kepada Pak Heri. Pak Heri seorang lansia yang bekerja sebagai penjual kopi keliling jalan yang mengidap destonia dan epilepsi. Penyaluran yang kami berikan dalam bentuk Santunan Tunai.

Terima Kasih kepada semua Sobat Berdampak.


Semoga penyaluran ini bermanfaat bagi Pak Heri dan menjadi amal jariyah bagi kita semua.


Mari Terus Berdampak dan Berdaya!


Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.