Juang Disabilitas Bertahan Hidup Dari Hasil Jual Tisu
Juang Disabilitas Bertahan Hidup Dari Hasil Jual Tisu

Juang Disabilitas Bertahan Hidup Dari Hasil Jual Tisu

Rp 295.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
13
Tercapai
0%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 13 August 2026, 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
THE POWER OF KINDNESS

Cerita

13 July 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Dilahirkan dengan kondisi fisik yang berbeda dari orang normal membuat Pak Iwan harus menahan rasa sakit dan kesulitan yang luar biasa setiap kali melangkah. Namun, keterbatasan fisik itu sama sekali tidak melunturkan semangatnya sebagai tulang punggung utama keluarga.

Demi menghidupi seorang istri dan empat orang anaknya yang masih kecil di bangku sekolah dasar, Pak Iwan rela memeras keringat menjadi penjual tisu keliling dari jam 6 pagi hingga 6 sore. Setiap hari ia harus bertaruh dengan rasa pegal dan linu yang teramat sangat di kakinya, hingga terpaksa sering berhenti di pinggir jalan hanya untuk memijat kakinya sendiri agar rasa sakitnya sedikit mereda.

Sayangnya, kerja keras dari subuh hingga petang itu sering kali tak berbalas manis karena tisu yang ia jajakan bukanlah miliknya pribadi. Dari setiap bungkus tisu seharga ribuan rupiah yang berhasil terjual, Pak Iwan hanya mendapatkan keuntungan bersih sebesar Rp1.000 saja, sementara sisanya harus disetorkan kepada pemilik barang. Pendapatannya yang teramat minim dan tidak menentu membuat Pak Iwan kerap pulang dengan tangan hampa.

Sang istri sudah berusaha membantu dengan menjual roti tawar milik orang lain, namun alih-alih untung, mereka sering kali harus nombok karena roti yang tidak laku tidak bisa dikembalikan dan telanjur membusuk.


Duka hidup Pak Iwan kian berlapis karena ia harus menanggung beban masa lalu sendirian. Sebagai anak tunggal yang telah ditinggal wafat oleh kedua orang tuanya, Pak Iwan diwarisi tumpukan utang warung hingga bank keliling yang kini membengkak akibat bunga yang terus berjalan.

Di saat kedua orang tuanya meninggal dunia pun, tak ada satu pun kerabat atau saudara yang datang menengok maupun melayat. Hidup sebatang kara tanpa dukungan keluarga besar, Pak Iwan juga harus menghadapi kejamnya jalanan; ia sering kali menjadi korban pemalakan dan penipuan oleh orang-orang tak bertanggung jawab yang berpura-pura meminjam uang namun tidak pernah dikembalikan. Kini, impitan ekonomi membuat Pak Iwan terpaksa berutang ke sana kemari demi membeli seragam serta bekal sekolah anak-anaknya. Jangankan untuk membeli rumah, uang sewa kontrakan sempit dan tidak layak yang mereka tempati sebesar Rp400.000 sebulan saja sudah menunggak selama dua bulan karena uangnya terpakai untuk menyambung makan. Di sisa tenaganya, Pak Iwan memendam harapan besar untuk memiliki modal usaha sendiri agar bisa menyetok tisu tanpa beban setoran, serta memiliki sepeda listrik roda tiga untuk mempermudah mobilitasnya berjualan. Uluran tangan kita hari ini adalah kepanjangan tangan Tuhan untuk membebaskan keluarga Pak Iwan dari jerat utang dan kelaparan.

Mari Bentangkan Kebaikan, Beri Modal Usaha dan Sepeda Roda Tiga untuk Pak Iwan!

  • Klik “DONASI SEKARANG” : 
  • Masukkan nominal donasinya :
  • Pilih metode pembayaran : 
  • Dapatkan laporan via e-mail : 

 

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan. 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
20 October 2026

THE POWER OF KINDNESS

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Hallo, Sobat Berdampak!


Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, selalu memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan. Melalui program The Power Of Kindness, Ayo Kita Peduli bersama Sobat Berdampak terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan kehidupan.


Pada kesempatan ini, bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat berupa santunan tunai, kebutuhan pokok, dan tambahan modal usaha sebagai bentuk dukungan dan kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.


Dek Udi: Seorang anak 6 tahun dengan kondisi mulut penuh sariawan dan keadaan ekonomi keluarga yang penuh dengan keterbatasan, membantu orang tuanya dengan bekerja sebagai penjual ATK di jembatan penyebrangan. Bantuan yang diberikan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, kebutuhan penunjang pendidikan, tambahan modal usaha, biaya kontrakan, dan biaya pendidikan.


Abah Mamat: Seorang lansia penjual buah yang berjuang demi kesehatan cucu dan anaknya yang depresi. Bantuna yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, dan tambahan modal usaha.


Dek Seana: seorang balita yang lahir dengan kondisi organ di luar perut. Bantuan yang disalurkan berupa santunan kesehatan.


Pak Sani: Seorang kakak dengan kondisi tunawicara yang bekerja sebagai driver ojek online. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.


Abah Ade: Lansia pejuang nafkah yang bekerja sebagai penjual kaligrafi, yang mengharuskannya memikul beban 30kg setiap hari. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai.


Abah Isep: Lansia tunarungu dan tunawicara yang menjadi pejuang nafkah dengan berjualan kopi walaupun kondisinya sudah sangat ringkih. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.

Kebaikan yang Sobat Berdampak titipkan tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga menjadi penguat semangat, harapan, dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.


Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini. Semoga setiap langkah yang kita lakukan bersama dapat terus menghadirkan manfaat dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan.


Karena pada akhirnya, kebaikan yang dibagikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali menjadi keberkahan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 20.000
21 July 2026, 05:07

Semoga sehat selalu, dan dilancarkan rezekinya aamiin