Pulang Tanpa Sepeser Uang, Pak Kusnadi Tetap Berjuang Demi Senyum Sang Anak

Pulang Tanpa Sepeser Uang, Pak Kusnadi Tetap Berjuang Demi Senyum Sang Anak

Rp 1.377.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
40 Donatur
11 hari lagi
Donasi Sekarang
Terakhir diperbarui pada 16 July 2026 06:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

26 June 2026

Setiap pagi, dengan langkah yang tertatih, Pak Kusnadi bersiap menghidupkan motor bebek tua miliknya. Sejak tahun 2021 kurang lebih 5 tahun lalu ia menggantungkan hidup keluarganya sebagai tukang ojek pangkalan. Namun, mengojek bagi Pak Kusnadi bukanlah perkara mudah. Sejak lahir, ia hidup dengan disabilitas fisik. Setiap kali berjalan, kakinya kerap didera rasa sakit yang teramat sangat. Untuk meminimalisir rasa sakit itu, ia harus selalu mengenakan sandal yang tebal. "Kalau sandalnya tipis, apalagi pas menginjak batu, sakitnya luar biasa..." lirih Pak Kusnadi. Keterbatasan fisik ini sayangnya sering kali mendatangkan perlakuan tidak adil. Di pangkalan ojek yang lama, Pak Kusnadi pernah menerima diskriminasi dan perkataan yang menyayat hati dari sesama rekan seprofesi. Tidak berhenti di situ, di jalanan pun ia harus menelan pil pahit. Sering kali calon penumpang merasa ketakutan, tidak percaya, bahkan langsung membatalkan pesanan begitu melihat kondisi fisik Pak Kusnadi. Pak Kusnadi yang berhati besar hanya bisa memaklumi ketakutan mereka. Padahal, tarikan ojek itulah satu-satunya harapan. Di hari yang paling mujur, ia hanya bisa membawa pulang Rp50.000. Namun, kenyataan lebih sering berbuat kejam tidak jarang ia hanya mendapat Rp5.000 sehari, bahkan pulang dengan tangan hampa tanpa sepeser pun uang untuk istri dan anaknya. Tak jarang pula penumpang mengutang atau membayar jasanya semelehnya (seadanya). Bahkan, Pak Kusnadi pernah harus mendorong motor bebeknya di bawah terik matahari karena bensinnya habis dan ia sama sekali tidak punya uang untuk membeli bensin. Fisiknya yang terbatas juga pernah membuatnya terjatuh dari motor saat bekerja. Namun, semua rasa sakit itu ia tahan. Di rumah, seorang istri yang juga mengidap disabilitas serupa, serta seorang putri kecil berusia 5 tahun sedang menunggu. Sang anak belum bersekolah, dan kebutuhan hidup sehari-hari kian menghimpit. Untuk makan saja, Pak Kusnadi harus super hemat, menyisihkan uang receh demi receh, bahkan terpaksa berutang ke orang lain agar dapur tetap bisa mengepul. Di tengah jeratan kemiskinan dan keterbatasan fisik, Pak Kusnadi menyimpan harapan yang sangat besar ia ingin putri kecilnya bisa mengenyam pendidikan yang layak dan bersekolah setinggi-tingginya. Lebih dari itu, Pak Kusnadi memiliki hati yang luar biasa mulia. Di tengah kekurangannya, ia bermimpi suatu hari nanti bisa memiliki rezeki lebih agar bisa berbagi dan membantu sesama penyandang disabilitas yang senasib dengannya. Sedikit dari kita, berarti segalanya bagi Pak Kusnadi dan keluarga kecilnya. Mari wujudkan mimpi Pak Kusnadi untuk menyekolahkan anaknya dan membantu sesama.


#Sobatberdampak, Mari bersama kita bantu Abah Endang agar bisa memiliki tempat tinggal yang layak, mendapatkan kehidupan yang lebih baik, Bantu Abah dengan cara :


1. Klik Donasi Sekarang

2. Masukkan Nominal Donasi

3. Pilih Metode Pembayaran

4. Dapatkan Laporan via Email

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.

 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan bagian dari program Semua Berhak Nyaman.

 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

 

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

02 July 2026 08:22
Rp 50.000
Amin
JADI#SirkelBaik

BANTU JUANG OJEK DISABILITAS BERTAHAN HIDUP!

Ayo Kita Peduli
Telah mengajak 6 orang berdonasi
Rp 180.000

Keterbatasan Fisik Tak Mematahkan Perjuangan Pak Kusnadi Untuk Ngojek, Bantu Sekarang!

Ayo Kita Peduli
Telah mengajak 16 orang berdonasi
Rp 537.000