OJOL DIFABEL! Tahan Lapar Demi Nafkahi Anak
OJOL DIFABEL! Tahan Lapar Demi Nafkahi Anak

OJOL DIFABEL! Tahan Lapar Demi Nafkahi Anak

Rp 0
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
0
Tercapai
0%
Sisa waktu
30 hari

Diperbarui 06 November 2026, 21:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
KINDNESS FOR EVERYONE

Cerita

06 November 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di tengah riuhnya jalanan kota, Pak Zainal (52) bersama sang istri, Ibu Murti (39), terus melintasi terik dan dinginnya malam demi menyambung hidup keluarga. Keduanya merupakan penyandang disabilitas rungu wicara; Pak Zainal kehilangan pendengaran dan kemampuan bicaranya sejak usia 7 tahun akibat kecelakaan terjatuh yang memecahkan gendang telinganya. Dengan mengandalkan bahasa isyarat dan gerak bibir, pasangan suami istri tegar ini rela bergantian mengendarai sepeda motor mengadu nasib sebagai driver ojek online. Dari subuh hingga jam 1 dini hari tanpa mengenal hari libur, mereka memeras keringat demi menghidupi 7 jiwa di rumahnya: empat orang anak yang sedang tumbuh serta sang ibu yang sudah sepuh dan tak lagi produktif.

Pahitnya realita membuat perjuangan pasangan rungu wicara ini selalu berada di ambang krisis harian. Dari gabungan pendapatan harian sebesar 100 hingga 150 ribu rupiah, mereka masih harus memotong biaya bensin operasional sebesar 35 ribu rupiah per hari. Dengan sisa uang yang teramat tipis, keluarga ini hanya mampu membeli satu liter beras setiap hari untuk dimakan tujuh orang. Demi memastikan anak-anaknya dapat makan cukup, Pak Zainal dan istrinya kerap mengalah dengan hanya makan sekali dalam sehari. Keteguhan hati mereka pun diuji saat di jalanan; Pak Zainal pernah kehabisan bensin saat narik, diamuk pelanggan yang tak sabar, hingga terpaksa mengganti rugi barang yang rusak akibat kecelakaan.

Namun impitan ekonomi tak pernah pandang bulu. Saat ini, keluarga Pak Zainal terancam kehilangan tempat bernaung akibat tunggakan kontrakan seharga 1 juta rupiah per bulan yang sudah membengkak selama 3 bulan. Beban mentalnya kian menghimpit saat anak pertamanya yang duduk di kelas 3 SMA terancam tak bisa mengambil ijazah kelulusan karena menunggak biaya sekolah sebesar 4,7 juta rupiah. Sementara itu, si kembar yang berusia 5 tahun belum bisa mengenyam pendidikan TK, dan utang harian sebesar 1,2 juta rupiah terus membayangi. Di balik tumpukan kesulitan itu, keluhuran hati Pak Zainal tak pernah pudar; beliau sering kali mengantar orang yang tak punya ongkos pulang secara gratis di malam hari.

Harapan terbesar yang selalu dipanjatkan Pak Zainal dalam keheningan jiwanya adalah melihat anak-anaknya bisa melanjutkan pendidikan setinggi mungkin tanpa harus terputus di tengah jalan. Beliau tak ingin keterbatasan fisik dan kemiskinan merenggut masa depan buah hatinya. Uluran tangan dan kepedulian kita hari ini adalah seberkas cahaya harapan untuk mengusap air mata perjuangan Pak Zainal dan Ibu Murti, membebaskan mereka dari jerat tunggakan, serta memastikan anak-anaknya tetap bisa bersekolah. Mari bersama-sama kita bantu perjuangan pasangan tangguh ini demi masa depan keluarga mereka.

Mari Alirkan Kebaikan! Sisihkan Rezeki Terbaikmu Hari Ini untuk Bantu Pelunasan Tunggakan Sekolah Anak, Sewa Kontrakan, Utang Kebutuhan Harian, serta Modal Usaha Layak bagi Pak Zainal & Ibu Murti! Klik BANTU SEKARANG!

Klik “DONASI SEKARANG” : 

Masukkan nominal donasinya :

Pilih metode pembayaran : 

Dapatkan laporan via e-mail : 

 

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan. 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGO yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.