Berbagi Kasih Tulus untuk Anak-Anak ODHA
"Mereka ikut dikucilkan masyarakat, padahal mereka adalah korban dan terlahir bukan karena salah mereka." – Mama Lena
Di balik senyum mereka, ada perjuangan yang tak banyak orang lihat. Puluhan anak dengan HIV (ODHA) harus menjalani pengobatan seumur hidup sambil menghadapi stigma, diskriminasi, dan keterbatasan ekonomi.
Sejak tahun 2016, Ibu Maria Magdalena atau yang akrab disapa Mama Lena mendirikan Rumah Singgah AIRA sebagai tempat yang aman dan penuh kasih bagi anak-anak ODHA dari keluarga prasejahtera. Saat ini, Mama Lena mendampingi 53 anak.
Pendampingan yang mereka butuhkan bukan hanya obat ARV. Mereka juga membutuhkan makanan bergizi, susu bernutrisi tinggi, vitamin, biaya pendidikan, transportasi berobat, hingga pendampingan psikososial agar dapat tumbuh seperti anak-anak lainnya.
Salah satunya adalah Ade (nama samaran), seorang anak yang hidup dengan HIV sekaligus autisme. Setiap bulan, kebutuhan sekolah, nutrisi, vitamin, dan pendampingannya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun Mama Lena tetap berjuang agar Ade dan puluhan anak lainnya tidak kehilangan harapan.
Sering kali Mama Lena harus menjual barang pribadinya demi memastikan kebutuhan anak-anak tetap terpenuhi. Baginya, tidak ada yang lebih penting daripada masa depan mereka.
Sahabat Kebaikan, mari hadir menjadi bagian dari perjuangan ini. Bantuan Anda akan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, vitamin, susu, pendidikan, pendampingan, serta berbagai kebutuhan anak-anak yang berada di bawah naungan Rumah Singgah AIRA.
Setiap donasi yang diberikan akan disalurkan untuk mendukung kebutuhan anak-anak dampingan Rumah Singgah AIRA, kegiatan edukasi mengenai HIV/AIDS, pelaksanaan program kemanusiaan, serta penerima manfaat lainnya di bawah naungan Yayasan Ruang Harsa Bestari.
Karena setiap anak berhak tumbuh sehat, dicintai, dan memiliki masa depan yang lebih baik.
