LAHIR DENGAN ORGAN DI LUAR PERUT!!! Seana Terus Berjuang Bertahan Hidup
LAHIR DENGAN ORGAN DI LUAR PERUT!!! Seana Terus Berjuang Bertahan Hidup

LAHIR DENGAN ORGAN DI LUAR PERUT!!! Seana Terus Berjuang Bertahan Hidup

Rp 135.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
6
Tercapai
0%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 05 July 2026, 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
THE POWER OF KINDNESS

Cerita

05 June 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

"Kami tak menyangka, buah hati yang selama ini ditunggu-tunggu terlahir seperti ini, Ya Allah kami ridho dan ikhlas menerima titipan darimu seperti ini" Ujar Bu Siska, Ibunda Seana

Sejak Seana dalam kandung, Dokter sudah menyampaikan kabar yang menghancurkan hati kedua orang tuanya, kondisi dengan kelainan pada organ vital dan peluang hidup putri mereka hanya 30%.

 

Bayangkan bagaimana beratnya menanti kelahiran sambil dihantui rasa takut kehilangan anak pertama yang begitu dinanti.

 

Namun takdir berkata lain, Seana terlahir dalam keadaan selamat. Meskipun perjuangannya langsung dimulai sejak detik pertama ia bernapas.

Setelah Seana menjalani serangkaian pemeriksaan, Dokter mendiagnosa Omphalocele dimana kondisi kelainan sebagian organ dalam, seperti usus, hati, dan lambung, keluar dari perut melalui lubang di sekitar pusar (umbilikus) dan terbungkus dalam kantong tipis. 

 

Tubuh kecilnya harus menjalani 2 kali operasi dan dirawat selama 40 hari, organ vital yang berada di luar perut harus diselamatkan agar tetap melekat pada tubuhnya.

 

"Harta benda kami sudah habis dijual untuk kebutuhan selama Seana dirawat. Apapun, kami akan lakukan agar Seana bisa hidup normal seperti anak lainnya" Ujar Pak Fadli, ayah Seana

 

Saat ini Seana berusia 1,2 tahun dan harus masih menjalani pengobatan rutin di rumah sakit. Rawat jalan dan tindakan operasi yang akan dijalani tidak cukup dengan sekali. Namun biaya perjalanan, pengobatan dan penunjang kesehatan sangatlah mahal dan tidak semua dapat dicover BPJS.

Pak Fadli, sang ayah hanya bekerja sebagai kurir pengantar telur dengan penghasilan jauh dari kata cukup. Upah yang didapat bahkan tak cukup untuk kebutuhan hidup sehari-hari, selain harus membayar kontrakan rumah, iapun

harus rutin membeli susu formula khusus yang harganya cukup mahal, agar gizi dan berat badan Seana normal. Belum lagi untuk kebutuhan kain kasa, NHCL dan lainnya yang setiap hari digunakan untuk membersihkan dan membungkus organ tubuh Seana yang harus senantiasa steril.

 

"Kalau kerja saya terpaksa harus ngirit, satu bungkus nasi kadang dimakan 2x, kadang telur yang pecah gak layak jual di gudang saya minta buat di bawa kerumah untuk makan istri dan anak. Belum lagi kemarin-kemarin saya harus ganti telur yang saya bawa karena jatuh keserempet motor. Saya bingung harus cari pinjaman kemana lagi untuk kebutuhan Seana." Ujar Pak Fadli

 

"Setiap kali saya melihat Seana menahan sakitnya, saya selalu menangis, hati saya terasa hancur. Namun saya yakin Allah akan mudahkan kami untuk merawat dan mengobati Seana, selama masih ada tenaga, saya harus berjuang agar anak kami sembuh." Tambahnya

Bayi sekecil Seana tidak seharusnya hidup dalam rasa sakit setiap hari. Ia berhak tumbuh sehat, berhak merasakan kasih sayang tanpa hidup dalam keterbatasan fisik.

 

Sobat Berdampak, begitu berat perjuangan yang sedang dihadapi oleh keluarga Seana. Di Bulan Ramadhan yang suci ini maukah kita sama-sama membantu meringankan beban keluarga mereka?

 

  • Klik “Donasi Sekarang;
  • Masukan nominal donasinya;
  • Pilih metode pembayaran;
  • Dapatkan laporan via email.

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami di

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
20 October 2026

THE POWER OF KINDNESS

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Hallo, Sobat Berdampak!


Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, selalu memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan. Melalui program The Power Of Kindness, Ayo Kita Peduli bersama Sobat Berdampak terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan kehidupan.


Pada kesempatan ini, bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat berupa santunan tunai, kebutuhan pokok, dan tambahan modal usaha sebagai bentuk dukungan dan kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.


Dek Udi: Seorang anak 6 tahun dengan kondisi mulut penuh sariawan dan keadaan ekonomi keluarga yang penuh dengan keterbatasan, membantu orang tuanya dengan bekerja sebagai penjual ATK di jembatan penyebrangan. Bantuan yang diberikan berupa santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, kebutuhan penunjang pendidikan, tambahan modal usaha, biaya kontrakan, dan biaya pendidikan.


Abah Mamat: Seorang lansia penjual buah yang berjuang demi kesehatan cucu dan anaknya yang depresi. Bantuna yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai, kebutuhan bahan pokok, dan tambahan modal usaha.


Dek Seana: seorang balita yang lahir dengan kondisi organ di luar perut. Bantuan yang disalurkan berupa santunan kesehatan.


Pak Sani: Seorang kakak dengan kondisi tunawicara yang bekerja sebagai driver ojek online. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.


Abah Ade: Lansia pejuang nafkah yang bekerja sebagai penjual kaligrafi, yang mengharuskannya memikul beban 30kg setiap hari. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai.


Abah Isep: Lansia tunarungu dan tunawicara yang menjadi pejuang nafkah dengan berjualan kopi walaupun kondisinya sudah sangat ringkih. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk santunan tunai dan kebutuhan bahan pokok.

Kebaikan yang Sobat Berdampak titipkan tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga menjadi penguat semangat, harapan, dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.


Terima kasih telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini. Semoga setiap langkah yang kita lakukan bersama dapat terus menghadirkan manfaat dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan.


Karena pada akhirnya, kebaikan yang dibagikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali menjadi keberkahan.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 20.000
07 June 2026, 01:55

Semoga adek kembali sembuh dan terbantu dengan donasi dari beridampak.com ini aamiin