HIDUPI AYAH DARI JUAL SIOMAY KERING!!! Adik ini tak pernah sekolah karena keterbatasan ekonomi
HIDUPI AYAH DARI JUAL SIOMAY KERING!!! Adik ini tak pernah sekolah karena keterbatasan ekonomi

HIDUPI AYAH DARI JUAL SIOMAY KERING!!! Adik ini tak pernah sekolah karena keterbatasan ekonomi

Rp 70.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
2
Tercapai
0%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 06 June 2026, 00:00 WIB

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli
Lembaga resmi terverifikasi
Menggalang dana untuk
THE POWER OF KINDNESS

Cerita

06 May 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Di usia 13 tahun, Agus seharusnya sedang asyik bermain dan belajar di sekolah. Namun, kenyataan pahit merenggut masa kecilnya. Agus bahkan tidak tahu nama lengkap atau usianya sendiri karena sejak kecil tak pernah merasakan bangku sekolah akibat kemiskinan. Keadaan kian menyedihkan setelah sang ibu meninggal dunia, dan dua adiknya terpaksa diadopsi orang lain karena keluarga tak mampu memberi makan. Kini, Agus tinggal berdua dengan ayahnya, Pak Saripudin, di sebuah gubuk tidak layak di pinggir sawah warga.

Penderitaan keluarga ini bermula saat Pak Saripudin menjadi korban tabrak lari yang menyebabkan kaki kanannya lumpuh total dan pinggangnya membengkak hebat. Tanpa pengobatan medis yang layak, sang ayah hanya bisa berjalan tertatih menggunakan tongkat kayu buatan sendiri. Kehilangan kemampuan bekerja, tanggung jawab mencari nafkah kini sepenuhnya berada di pundak Agus. Ia berkeliling menjajakan siomay kering mini, meski seringkali harus berhenti jualan karena modalnya habis terpakai untuk membeli kebutuhan makan sehari-hari.

Hidup di gubuk yang jauh dari pemukiman membuat akses mereka sangat terbatas. Di dalam bangunan rapuh itu, seringkali tak ada aroma masakan. Agus dan ayahnya lebih sering menahan lapar dan hanya meminum air putih untuk bertahan hidup. Peralatan rumah seperti tabung gas pun sudah habis terjual demi menyambung nyawa. Kondisi keuangan yang hancur membuat Agus tumbuh menjadi anak yang sangat pemalu dan sulit bersosialisasi, ia terasing dari dunia luar karena beban hidup yang terlalu berat.

Sahabat Kebaikan, Agus menyimpan mimpi besar di balik diamnya. Ia ingin sekali bisa sekolah, mengobati kaki ayahnya agar bisa berjalan normal kembali, dan memiliki rumah yang aman untuk berteduh. Mari kita tunjukkan bahwa Agus tidak berjuang sendirian. Uluran tangan Anda adalah harapan bagi Agus untuk melihat masa depan dan memberikan kehidupan yang layak bagi ayahnya. Jangan biarkan mimpi Agus terkubur di gubuk sawah, mari donasi sekarang.

 

 

  • Klik “Donasi Sekarang;
  • Masukan nominal donasinya;
  • Pilih metode pembayaran;
  • Dapatkan laporan via email.

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

 

*Page ini merupakanbagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.

 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama

 

Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Kabar Terbaru

Lihat semua
Ayo Kita Peduli
22 June 2026

The Power Of Kindness Tahap 2

Assalamualaikum, Wr. Wb.

Hallo, Sobat Berdampak!


Terima kasih kepada seluruh Sobat Berdampak yang telah menjadi bagian dari perjalanan kebaikan ini. Dukungan dan kepedulian yang teman-teman berikan telah menghadirkan harapan bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi, membuktikan bahwa sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan dapat memberikan dampak yang begitu besar.

Melalui program yang diadakan oleh Yayasan Ayo Kita Peduli, bantuan yang terkumpul telah membantu meringankan beban saudara-saudara kita, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan lebih berdaya.


Inilah makna sesungguhnya dari The Power of Kindness ketika kebaikan yang diberikan dengan tulus mampu menguatkan, memberdayakan, dan menghadirkan senyum bagi mereka yang membutuhkan.


Terima kasih telah menjadi bagian dari perubahan ini. Semoga setiap kebaikan yang ditanamkan menjadi keberkahan yang terus mengalir dan menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli.


Salam hangat,

Ayo Kita Peduli

Doa & Donasi

Lihat semua
Anonim
Rp 20.000
07 May 2026, 07:07