Dua Perempuan, Dua Perjuangan yang Tak Mudah
Siti (23) seharusnya bisa menjalani masa mudanya seperti kebanyakan orang. Namun sejak lahir, ia harus menerima kenyataan pahit ditinggalkan pergi begitu saja entah kemana oleh sang ibu. Bahkan hingga hari ini, Siti tidak pernah mengenal seperti apa wajah ibunya.
Luka itu belum sempat sembuh, sang ayah pun pergi tanpa kabar. Sudah lebih dari 16 tahun berlalu, tak pernah ada kabar sedikit pun. Menurut sang kakek, terakhir ayah Siti diketahui berada di Kalimantan. Namun hingga kini, keberadaannya tak lagi diketahui.
Kini Siti hanya tinggal bersama kakek, nenek, dan bibinya, Salma. Sayangnya, Salma juga tengah berjuang melawan penyakit di bagian hidungnya.

Di usia yang seharusnya menikmati masa tua, kakek dan nenek harus merawat dua anggota keluarga yang sama-sama membutuhkan perhatian dan pengobatan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pun bukan perkara mudah. Sang kakek hanya bekerja di kebun dengan tenaga yang sudah tak sekuat dulu. Sementara Siti dan Salma ikut membantu berjualan kerupuk dan keripik keliling. Satu bungkus upah yang mereka terima hanya Rp500 per bungkus. Penghasilan yang sangat kecil itu hanya cukup untuk bertahan hidup.

Jangankan membawa Siti dan Salma berobat, untuk makan sehari-hari saja mereka harus berjuang keras.
Teman-teman, Siti dan Salma membutuhkan uluran tangan kita. Mari bersama hadirkan harapan baru untuk mereka. Semoga dengan bantuan terbaik dari kita semua, Siti dan Salma bisa mendapatkan pengobatan yang layak dan menjalani kehidupan yang lebih baik. Yuk, salurkan bantuan terbaikmu melalui TemenBaik.com. Sekecil apa pun kebaikanmu, bisa menjadi harapan besar bagi Siti dan Salma.
