Keliling Jualan Tirai Demi Bisa Makan. Bantu Lansia Ringkih Bertahan Hidup!
Keliling Jualan Tirai Demi Bisa Makan. Bantu Lansia Ringkih Bertahan Hidup!

Keliling Jualan Tirai Demi Bisa Makan. Bantu Lansia Ringkih Bertahan Hidup!

Rp 1.665.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
Donatur
43
Tercapai
5%
Sisa waktu
Berakhir
Galang dana sudah berakhir

Diperbarui 03 November 2026, 09:00 WIB

Penggalang Dana

Cancer Support Kuningan
Lembaga resmi terverifikasi

Cerita

19 October 2026
Kerjasama campaign iklan berbayar
Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Saat usia sudah senja seharusnya Abah Kastim (84) bisa menikmati masa tuanya, tetapi kondisi ekomoni yang mengharuskan ia bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya dengan berjualan tirai bambu buatannya sendiri.

Sudah puluhan tahun lamanya Abah Kastim membuat anyaman tirai dari bambu. bambu tersebut ia beli dari orang lain. Dalam pembuatan tirai bambu tersebut membutuhkan waktu yang lumayan lama sehingga Abah hanya bisa berjualan setiap 2 minggu sekali.

Dalam 1 bulan Abah hanya bisa membuat 6 - 8 buah tirai bambu saja dan dijual dengan harga 50-100 ribu rupiah. Namun, jika selama beberapa hari belum terjual harganya akan terus diturunkan sehingga penghasilan abah tak menentu dan bahkan tidak memiliki keuntungan sama sekali.

Setiap berjualan Abah Kastim harus berjalan kaki menyusuri pemukiman sambil membawa tirai bambu yang sangat berat dipundaknya. Tenaga yang tidak sekuat dahulu membuat Abah sering merasa sakit dan pegal pada tubuhnya. Meski begitu Abah tetap bersemangat dan berjuang agar bisa memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Penghasilan yang tidak menentu membuat Abah Kastim sering memiliki hutang ke warung dekat rumahnya agar bisa makan dan akan membayarnya ketika tirai bambu miliknya terjual. Tak hanya itu, pada saat berjualan Abah juga pernah ditipu dengan menggunakan uang mainan sehingga Abah mengalami kerugian.

Saat ini Abah Kastim dan istrinya yang bernama Nenek Saneri tinggal di sebuah rumah sederhana yang dindingnya masih terlihat permukaan batu bata dan lantainya masih menggunakan plesteran. Saat Abah kelelahan setelah berjualan, Nenek Saneri yang sigap untuk memijat suaminya. Sebenarnya Nenek Saneri sedih melihat suaminya harus berkeliling berjualan tirai bambu meski usianya semakin tua. Tetapi itulah satu-satunya harapan agar mereka bisa hidup.

Abah Kastim selalu berharap dan berdoa agar bisa memiliki modal usaha yang cukup sehingga tidak kesulitan dan berhutang hanya untuk makan saja. Abah juga ingin sekali memperbaiki rumahnya agar menjadi lebih nyaman dan layak untuk ditinggali.

#Orangbaik, begitu hebat perjuangan Abah Kastim diusianya yang sudah senja dan tenaganya tidak sekuat dahulu tetapi ia tetap bersemangat dan berjuang untuk bisa hidup dengan berjualan tirai bambu. Mari kita bantu ringankan beban Abah Kastim.


Disclaimer: Informasi, opini, dan foto di halaman galang dana ini milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah atau kecurigaan, silakan laporkan kepada kami.

Doa & Donasi

Lihat semua
Nins yazutami
Rp 20.000
30 October 2026, 05:48

Bismillah semoga banyak yg membantu sehingga kakek bisa hidup lebih baik diberikan perlindungan limpahan rezeki Aamiin

Jadi #SirkelBaik

Ajak teman dan keluargamu ikut membantu lewat halaman galang dana milikmu sendiri.

Gabung

Teman Baik

Lihat semua