Di usia 75 tahun, Abah Karman masih harus bekerja keras demi bertahan hidup dengan mencari rongsok. Kondisinya sangat memprihatinkan, terlebih penglihatannya sudah tidak normal akibat katarak, sehingga setiap hari ia harus berjalan dengan meraba-raba jalan dan sering sempoyongan. Tak jarang Abah terjatuh, bahkan pernah tertabrak motor saat berusaha mencari barang bekas. Meski demikian, ia tetap memaksakan diri karena tidak memiliki pilihan lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Abah hidup seorang diri tanpa istri dan tanpa anak, serta hanya menumpang di rumah keponakannya. Bahkan, ia sering harus tidur di luar dan menahan dinginnya malam. Untuk makan pun, Abah kerap bergantung pada bantuan tetangga dan saudara. Dari hasil mengumpulkan rongsok selama sebulan penuh, Abah hanya memperoleh sekitar seratus lima puluh ribu rupiah, jumlah yang tentu jauh dari cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
Di usia senja dengan kondisi tubuh yang semakin lemah, Abah Karman masih harus berjuang sendirian. Ia hanya bisa pasrah menjalani hidup, namun di dalam hatinya tersimpan harapan sederhana untuk bisa merasakan kehidupan yang lebih layak dan bahagia seperti orang lain pada umumnya. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama membantu Abah Karman melalui donasi agar ia dapat memenuhi kebutuhan hidup, mendapatkan pengobatan untuk matanya, dan merasakan masa tua yang lebih tenang dan manusiawi.
Klik Donasi Sekarang
Masukan Nominal Donasi
Pilih Metode Pembayaran
Dapatkan Laporan Via Email
Kamu juga bisa bagikan galang dana ini agar semakin banyak do’a dan dukungan yang terkumpul. Aamiin
