“Ia adalah anak pertama kami tapi sejak kecil kepalanya semakin membesar” Ucap Pak Satori. Anak yang sangat ia nantikan, Shofwatul harus menghadapi kenyatan pahit dalam hidupnya karena mengidap hidrosefalus sejak lahir.
Saat ini De Shofwatul sudah menjalani 2 kali operasi dan operasi pertamanya dilakukan saat usianya 3 bulan untuk pemasangan selang di kepalanya. Kini usianya menginjak 3 tahun tetapi belum bisa beraktivitas seperti anak seusianya. Ia hanya bisa berbaring dalam pengawasan orang tuanya.
Pengobatan rutin yang terus menerus harus dilakukan membuat Pak Satori mengalami kesulitan. Gajinya sebagai guru honorer selama 10 tahun hanya mendapatkan 200 ribu perbulannya sehingga untuk menambah penghasilan, Pak Satori juga menjadi guru mengaji yang dibayar seikhlasnya.
Meski semua telah ia lakukan tetapi tidak bisa menutupi biaya pengobatan anaknya karena jaminan kesehatan yang dimiliki anaknya tidak bisa mencover semua biaya salah satunya untuk operasional pengobatannya. Sehingga Pak Satori harus meminjam uang ke orang lain dan menjual aset miliknya agar bisa membawa De Shofwatul terus menjalani pengobatan dan bisa membeli semua kebutuhannya seperti susu dan pampers.
Melihat anaknya harus berjuang untuk sembuh membuat Pak Satori juga semakin bersemangat dan berusaha untuk bisa membawa anaknya menjalani pengobatan karena ia percaya Tuhan akan memberikan jalan yang tidak disangka-sangka. #Orangbaik maukah kamu membantu De Shofwatul agar bisa terus berobat dan sembuh?
