Bantu Kakek Sebatang Kara Tinggal di Tempat Layak!

Bantu Kakek Sebatang Kara Tinggal di Tempat Layak!

Rp 500.000
terkumpul dari Rp 30.000.000
1 Donatur
29 hari lagi
Donasi Sekarang!
Terakhir diperbarui pada 10 March 2026 22:29 WIB

Penggalang Dana

Cancer Support Kuningan

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
RUMAH NYARIS ROBOH! Bantu Kakek Sebatang Kara Hidup Layak

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

09 March 2026

 

Rumah seharusnya menjadi tempat yang menghadirkan rasa aman, nyaman, dan damai. Namun hal itu belum dirasakan oleh Abah Rana. Ia tinggal seorang diri di rumah berdinding bilik bambu yang sudah reyot dan nyaris ambruk.

 

“Kalau hujan suka bocor, dingin. Kalau siang kepanasan,” lirih Abah.

 

 

Atap dan dinding rumahnya telah usang dan dipenuhi lubang. Saat malam tiba, angin dingin bebas masuk melalui celah-celah bilik. Ketika musim hujan datang, air merembes dari atap yang rapuh dan membasahi lantai rumahnya. Abah hanya bisa memperbaiki sebisanya dengan alat dan bahan seadanya agar kebocoran tidak semakin parah.

 

Rumah itu pun tak memiliki kamar mandi. Untuk kebutuhan sehari-hari, Abah harus berjalan cukup jauh menuju sungai. Di usianya yang tak lagi muda, hal tersebut tentu bukan perkara mudah. Meski demikian, Abah tetap bersyukur masih memiliki tempat berteduh, walau setiap malam rasa was-was selalu menghantui karena takut rumahnya roboh saat ia terlelap.

 

 

Untuk menyambung hidup, Abah bekerja sebagai buruh tani dengan upah beras atau gabah. Namun karena kondisi fisiknya yang semakin menua, tak banyak lagi yang menggunakan jasanya. Ia pun terkadang membersihkan area pemakaman dengan bayaran seikhlasnya, yang hanya cukup untuk makan seadanya.

 

 

Tubuhnya kerap terasa nyeri, terutama di bagian punggung yang semakin membungkuk akibat pernah terjatuh saat bekerja. Jika rasa sakit tak tertahankan, Abah menunggu jadwal pengobatan gratis di desa. Beruntung, masih ada tetangga yang peduli, sesekali mereka membelikan obat atau berbagi makanan.

 

Di tengah segala keterbatasan, Abah tetap berusaha tegar dan tidak menyerah pada keadaan. Ia hanya ingin menjalani sisa hidupnya dengan tenang, tanpa rasa takut rumahnya runtuh, tanpa khawatir kehujanan dan kedinginan di malam hari.

 

 

#OrangBaik, maukah kamu membantu Abah Rana memiliki rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman?

Mari bersama kita wujudkan tempat tinggal yang lebih baik agar Abah bisa beristirahat dengan tenang dan hidup dengan lebih bermartabat.

 

  1. Klik Doansi Sekarang
  2. Masukan Nominal Donasi
  3. Pilih Metode Pembayaran 
  4. Dapatkan Laporan Donasi

 

Tak hanya mendoakan dan berdonasi, kamu juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang membantu.

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Tita Hendaryani

10 March 2026
Rp 100.000
Amin